Sekjen Barikade 98 Geram Isu PCR Dimanfaatkan untuk Mendorong Reshuffle

Kamis, 04 November 2021 - 16:06 WIB
loading...
A A A
Arif membantah bila perusahaan Menteri Menko Maritim dan Investasi Luhut Panjaitan beserta Menteri BUMN Erick Thohir turut menerima keuntungan dari swab PCR. Menurutnya, kedua menteri tersebut sama-sama tidak lagi menjadi pemilik saham mayoritas pada perusahaannya masing-masing.

Erick Thohir bahkan telah melepaskan diri dari entitas bisnisnya pascaditunjuk sebagai Menteri. Justru logikanya, kata Arif, penurunan harga PCR akan merugikan perusahaan yang turut andil dalam membantu pemerintah memenuhi kebutuhan tracing dan tracking. "Lagian, kebijakan PCR bukan berada di ranah Menteri BUMN, tapi berada di ranah Kemenkes,” pungkasnya.

Harga PCR yang dianggap mahal ketimbang yang digunakan di India itu tidak sebanding. Berdasarkan informasi yang didapat Arif, swab test India menggunakan produk dalam negeri yang belum tersertifikasi internasional. Padahal, jika dibanding negara-negara di dunia, Indonesia termasuk 10% negara dengan tarif swab paling terjangkau.

Pascainstruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), tarif tes PCR tidak boleh lebih dari Rp300.000. Arif mencontohkan harga di sejumlah negara, Malaysia sebesar RM 150 atau setara dengan Rp513.218, Singapura 125 SGD-160 SGD atau setara dengan Rp1.318.000-Rp1.687.000.

Di Filipina seharga 2.460 PHP-3.360 PHP atau setara dengan Rp689.000-Rp945.000, Vietnam: 734.000 atau setara dengan Rp455.000, Thailand: 4.000 TBH atau setara dengan Rp1.700.000. “Saya mengutuk siapapun yang mengusung isu ini, karena ini secara langsung merusak kredibilitas pemerintah dalam menangani pandemi. Kunci keberhasilan penekanan korban di pandemi gelombang I dan II adalah adanya kepercayaan masyarakat dan gotong royong antara pemerintah dan sesama masyarakat sehingga kerja penanganan termasuk vaksinasi, bisa berjalan massif,” ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
PMGO 2026 Cetak Rekor...
PMGO 2026 Cetak Rekor Guinness, Lebih dari 1,2 Juta Pendaftar Turnamen
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved