Alihkan Anggaran Pelatihan Daring untuk Bantuan Langsung dan Jaga Ketahanan Pangan
Rabu, 22 April 2020 - 13:59 WIB
loading...
A
A
A
Untuk itu, menurut Idham, anggaran triliunan rupiah yang digunakan untuk menyediakan pelatihan prakerja melalui media daring sebaiknya dibatalkan karena tidak tepat sasaran dan waktunya di tengah pandemi Covid-19 ini.
"Pemerintah harus fokus menjamin kebutuhan pangan dan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi dengan harga terjangkau," tegas Idham.
Idham mengusulkan anggaran untuk program pelatihan prakerja yang kerja sama dengan beberapa startup itu lebih baik dialihkan untuk ketahanan pangan masyarakat. "Jauh lebih bermanfaat jika anggaran negara tersebut digunakan untuk membantu petani dan nelayan untuk mengoptimalkan lahan-lahan terlantar untuk produksi pangan atau digunakan para korban PHK dalam pengembangan urban farming," katanya. (Baca juga: Kelas Menengah Bisa Turun Kasta ).
Dengan begitu, masyarakat terutama para pekerja yang saat ini kehilangan pekerjaan akibat Pandemi Covid-19 bisa terbantu, dan kebutuhan pangan terjaga.
Idham Arsyad menegaskan, program Kartu Prakerja melalui pelatihan yang berbasis online tidak sesuai kondisi saat ini. "Gerbang Tani mempertanyakan program pemerintah untuk pelatihan online melalui program Kartu Prakerja yang kerja sama dengan startup."
"Pemerintah harus fokus menjamin kebutuhan pangan dan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi dengan harga terjangkau," tegas Idham.
Idham mengusulkan anggaran untuk program pelatihan prakerja yang kerja sama dengan beberapa startup itu lebih baik dialihkan untuk ketahanan pangan masyarakat. "Jauh lebih bermanfaat jika anggaran negara tersebut digunakan untuk membantu petani dan nelayan untuk mengoptimalkan lahan-lahan terlantar untuk produksi pangan atau digunakan para korban PHK dalam pengembangan urban farming," katanya. (Baca juga: Kelas Menengah Bisa Turun Kasta ).
Dengan begitu, masyarakat terutama para pekerja yang saat ini kehilangan pekerjaan akibat Pandemi Covid-19 bisa terbantu, dan kebutuhan pangan terjaga.
Idham Arsyad menegaskan, program Kartu Prakerja melalui pelatihan yang berbasis online tidak sesuai kondisi saat ini. "Gerbang Tani mempertanyakan program pemerintah untuk pelatihan online melalui program Kartu Prakerja yang kerja sama dengan startup."
(zik)
Lihat Juga :