Dudung Abdurachman Santer Dikabarkan Gantikan Andika Perkasa sebagai KSAD
Rabu, 03 November 2021 - 13:27 WIB
loading...
Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman santer dikabarkan menggantikan Jenderal Andika Perkasa sebagai KSAD. Foto/youtube Penkostrad
A
A
A
JAKARTA - Presiden Jokowi telah menyerahkan nama Kepala Staf Angkatan Darat ( KSAD ) Jenderal Andika Perkasa kepada DPR sebagai calon tunggal panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto. Andika akan bertugas paling lama 13 bulan sebelum pensiun.
Siapa pengganti Andika di posisi KSAD? Di antara sekian nama yang beredar, Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat ( Pangkostrad ) Letjen Dudung Abdurachman yang sekarang menjabat santer disebut bakal mengisi pos jabatan yang ditinggalkan Andika.
Hal ini sudah dibocorkan politikus PDIP Effendi Simbolon jauh-jauh hari. ”Semua terjadi dalam waktu dekat. Jenderal Dudung Abdurachman menjadi KSAD dan Jenderal Andika Perkasa menjadi panglima TNI,” ujar anggota Komisi I DPR itu, Jumat (3/9/2021) lalu.
Baca juga: Mensesneg Ungkap Alasan Jokowi Pilih Jenderal Andika Perkasa Jadi Panglima TNI
Santernya nama Dudung tidak lepas dari sejumlah catatan yang dianggap positif. Sebelumnya menjabat pangkostrad, Dudung adalah Pangdam Jaya. Kendati dianggap kontroversial, sejumlah tindakan Dudung dinilai membantu stabilitas ibu kota.
Salah satu tindakan itu adalah mengerahkan pasukan ke wilayah Petamburan, untuk mencopot spanduk dan baliho FPI serta Habib Rizieq Shihab, ketika tidak ada pejabat yang berani menyentuh kawasan tersebut. Bahkan, Dudung juga ikut serta dalam jumpa pers peristiwa penembakan laskar FPI di KM 50 Tol Cikampek.
Siapa pengganti Andika di posisi KSAD? Di antara sekian nama yang beredar, Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat ( Pangkostrad ) Letjen Dudung Abdurachman yang sekarang menjabat santer disebut bakal mengisi pos jabatan yang ditinggalkan Andika.
Hal ini sudah dibocorkan politikus PDIP Effendi Simbolon jauh-jauh hari. ”Semua terjadi dalam waktu dekat. Jenderal Dudung Abdurachman menjadi KSAD dan Jenderal Andika Perkasa menjadi panglima TNI,” ujar anggota Komisi I DPR itu, Jumat (3/9/2021) lalu.
Baca juga: Mensesneg Ungkap Alasan Jokowi Pilih Jenderal Andika Perkasa Jadi Panglima TNI
Santernya nama Dudung tidak lepas dari sejumlah catatan yang dianggap positif. Sebelumnya menjabat pangkostrad, Dudung adalah Pangdam Jaya. Kendati dianggap kontroversial, sejumlah tindakan Dudung dinilai membantu stabilitas ibu kota.
Salah satu tindakan itu adalah mengerahkan pasukan ke wilayah Petamburan, untuk mencopot spanduk dan baliho FPI serta Habib Rizieq Shihab, ketika tidak ada pejabat yang berani menyentuh kawasan tersebut. Bahkan, Dudung juga ikut serta dalam jumpa pers peristiwa penembakan laskar FPI di KM 50 Tol Cikampek.
(muh)
Lihat Juga :