Kasus Covid-19 Melandai, Luhut Mohon Masyarakat Tak Euforia

Senin, 25 Oktober 2021 - 16:43 WIB
loading...
Kasus Covid-19 Melandai,...
Menko Bidang Marves Luhut Binsar Pandjaitan memohon kepada masyarakat agar tidak euforia di tengah kasus Covid-19 yang melandai. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan memohon kepada masyarakat agar tidak euforia di tengah kasus Covid-19 yang melandai.

Menurut Luhut, adanya euforia dan perayaan berlebihan akan berpotensi meningkatkan kasus Covid yang akhirnya menyebabkan banyaknya korban jiwa. "Pemerintah hari ini memohon kepada masyarakat agar sekali lagi tidak bereuforia yang pada akhirnya mengabaikan segala macam bentuk protokol kesehatan yang ada," ujarnya seusai mengkuti rapat terbatas virtual dengan Presiden, Senin (25/10/2021).

Luhut menyebut pencapaian positif Indonesia saat ini bukanlah sesuatu yang harus dirayakan secara berlebihan. "Kelengahan sekecil apa pun yang kita lakukan ujungnya akan terjadi peningkatan kasus dalam beberapa minggu ke depan. Pastinya akan mengulang pengetatan-pengetatan yang kembali diberlakukan yang terus terang sangat melelahkan kita semua," tandasnya.Baca juga: Presiden Jokowi Minta Harga PCR Diturunkan Menjadi Rp300.000

Luhut menambahkan, pemerintah tak ingin kembali lagi pada pengetatan aktivitas masyarakat karena itu berdampak multisektor. Karenanya dimohon kesadaran masyarakat terkait kepatuhan prokes tersebut.

"Saya tentunya tidak bosan mengajak agar kita semua terus memanjatkan doa sekaligus supaya kita bisa melaksanakan semua ketentuan dengan baik, protokol kesehatan yang baik dan saya percaya kita sudah lewati beberapa bulan kita bisa, kenapa ke depan enggak bisa? Dan semua dunia melihat kita juga bahwa Indonesia bisa," kata Luhut.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Kakorlantas: Kendaraan...
Kakorlantas: Kendaraan Keluar Jakarta Naik 11% di Momen Nataru
Densus 88 Antiteror...
Densus 88 Antiteror Tangkap 7 Teroris Selama Momen Nataru
Libur Nataru, BMKG Imbau...
Libur Nataru, BMKG Imbau Waspadai Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Daerah
Prabowo Subianto Kunjungi...
Prabowo Subianto Kunjungi Luhut Binsar Pandjaitan di Hari Natal
Libur Natal dan Tahun...
Libur Natal dan Tahun Baru, Kemenag Siapkan 6.919 Masjid Ramah Pemudik
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Rekomendasi
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Diperiksa Terkait Kasus...
Diperiksa Terkait Kasus Hanania Group, Praz Teguh Akui Sudah Kembalikan Uang Saku
Berita Terkini
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved