Santri dan Peranannya dalam Ekonomi Indonesia
Senin, 25 Oktober 2021 - 06:31 WIB
loading...
A
A
A
Kewirausahaan saat ini menjadi barang yang biasa dikenal dan dilakukan di pesantren. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bahkan telah mengenalkan programone pesantren one product(OPOP) sebagai strategi pengembangan dan penguatan ekonomi masyarakat Jawa Timur mengingat jumlah pesantren yang sangat banyak dan menyebar di wilayah Jawa Timur.
Optimalisasi semua sumber daya yang dimiliki pesantren dapat membantu pemerintah dalam memajukan perekonomian. Para santri setelah lulus diharapkan bisa menjadi pionir dalam berwirausaha, tentu dengan modal kegigihan, kemandirian, kebersihan hati, dan niat yang kuat sebagai dasar utama dalam berwirausaha.
Guna memfasilitasi semangat berwirausaha bagi para santri, pemerintah telah menyiapkan berbagai skema dari sisi keuangan, di antaranya melalui program Mekaar, Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Bank Wakaf Mikro. Pemerintah memiliki harapan besar agar pesantren dan santri melalui program tersebut kian berperan dalam memperkuat ekonomi umat.
Pemerintah juga terus mendorong program-program yang mendukung pesantren dan santri agar dapat berkembang di dunia wirausaha syariah nasional melalui programInternational Halal Fair, pembagian sertifikasi halal gratis bagi UMKM, webinar nasional wakaf produktif, dan kerja sama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) yang mampu mendorong akselerasi pengembangan usaha.
Maka Hari Santri diharapkan mampu menggugah kita kembali untuk mendorong para pemuda muslim agar dapat terus belajar dan membangun budaya bisnis serta berinovasi. Bukan hanya mencari kejayaan duniawi, tetapi lebih mulia lagi untuk keadilan yang hakiki dan kemanusiaan (fil ardhi). Semoga.
Optimalisasi semua sumber daya yang dimiliki pesantren dapat membantu pemerintah dalam memajukan perekonomian. Para santri setelah lulus diharapkan bisa menjadi pionir dalam berwirausaha, tentu dengan modal kegigihan, kemandirian, kebersihan hati, dan niat yang kuat sebagai dasar utama dalam berwirausaha.
Guna memfasilitasi semangat berwirausaha bagi para santri, pemerintah telah menyiapkan berbagai skema dari sisi keuangan, di antaranya melalui program Mekaar, Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Bank Wakaf Mikro. Pemerintah memiliki harapan besar agar pesantren dan santri melalui program tersebut kian berperan dalam memperkuat ekonomi umat.
Pemerintah juga terus mendorong program-program yang mendukung pesantren dan santri agar dapat berkembang di dunia wirausaha syariah nasional melalui programInternational Halal Fair, pembagian sertifikasi halal gratis bagi UMKM, webinar nasional wakaf produktif, dan kerja sama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) yang mampu mendorong akselerasi pengembangan usaha.
Maka Hari Santri diharapkan mampu menggugah kita kembali untuk mendorong para pemuda muslim agar dapat terus belajar dan membangun budaya bisnis serta berinovasi. Bukan hanya mencari kejayaan duniawi, tetapi lebih mulia lagi untuk keadilan yang hakiki dan kemanusiaan (fil ardhi). Semoga.
(ynt)
Lihat Juga :