Menjadi Produktif dengan Gembira
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 10:36 WIB
loading...
A
A
A
baca juga: Guru Besar UIN: GNRM Ubah Cara Pandang Generasi Muda Lebih Produktif
JOMO (Joy of Missing Out) diartikan sebagai upaya menikmati momen yang kita lakukan tanpa takut tertinggal. Rasa cemas yang kita rasakan bisa jadi karena takut tertinggal akan sesuatu yang sedang populer dalam masyarakat. Karenanya pula mempengaruhi sikap dan cara bertindak yang merasa harus melakukan semua hal.
Terdapat empat langkah produktif yang dikemukakan Tanya dalam bukunya. Pertama, mematahkan mitos-mitos diri dengan memahami konsep diri dan pola pikir yang tepat. Kedua, menemukan kejelasan akan pekerjaan yang hendak kita lakukan. Agar tidak membuang energi, waktu dan fokus untuk hal-hal yang tidak penting. Tiga, membentuk sistem yang kuat dalam kehidupan diri dengan menentukan siapa dan bagaimana diri kita baru setelahnya merancang kemenangan kecil untuk mencapai puncak, Tanya menyebutnya Bintang Utara. “Bintang Utara” diartikan sebagai misi, visi dan nilai dalam diri. Keempat, memadukan langkah-langkah sebelumnya untuk mencapai keberhasilan.
baca juga: Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN, Megawati Diharap Beri Arahan yang Produktif
Pembahasan dalam buku ini terdiri dari empat judul bab yang disertai studi kasus pengalaman penulis maupun kliennya juga ilustrasi menarik yang mempermudah pembaca untuk memahami teorinya. Buku ini menjadi bahan renungan bagi siapapun, khususya perempuan. Produktif menekuni satu bidang lebih baik dibanding merasa sibuk dengan mengerjakan banyak hal. Sebab dianggap penting bukan berarti kita benar-benar penting.
Judul Buku: The Joy of Missing Out (Seni Menjalani Hidup tanpa Rasa Panik)
JOMO (Joy of Missing Out) diartikan sebagai upaya menikmati momen yang kita lakukan tanpa takut tertinggal. Rasa cemas yang kita rasakan bisa jadi karena takut tertinggal akan sesuatu yang sedang populer dalam masyarakat. Karenanya pula mempengaruhi sikap dan cara bertindak yang merasa harus melakukan semua hal.
Terdapat empat langkah produktif yang dikemukakan Tanya dalam bukunya. Pertama, mematahkan mitos-mitos diri dengan memahami konsep diri dan pola pikir yang tepat. Kedua, menemukan kejelasan akan pekerjaan yang hendak kita lakukan. Agar tidak membuang energi, waktu dan fokus untuk hal-hal yang tidak penting. Tiga, membentuk sistem yang kuat dalam kehidupan diri dengan menentukan siapa dan bagaimana diri kita baru setelahnya merancang kemenangan kecil untuk mencapai puncak, Tanya menyebutnya Bintang Utara. “Bintang Utara” diartikan sebagai misi, visi dan nilai dalam diri. Keempat, memadukan langkah-langkah sebelumnya untuk mencapai keberhasilan.
baca juga: Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN, Megawati Diharap Beri Arahan yang Produktif
Pembahasan dalam buku ini terdiri dari empat judul bab yang disertai studi kasus pengalaman penulis maupun kliennya juga ilustrasi menarik yang mempermudah pembaca untuk memahami teorinya. Buku ini menjadi bahan renungan bagi siapapun, khususya perempuan. Produktif menekuni satu bidang lebih baik dibanding merasa sibuk dengan mengerjakan banyak hal. Sebab dianggap penting bukan berarti kita benar-benar penting.
Judul Buku: The Joy of Missing Out (Seni Menjalani Hidup tanpa Rasa Panik)
Lihat Juga :