Jelang Peringatan Hari Pahlawan, Mensos Ziarah ke Makam Cut Nyak Dhien di Sumedang

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 06:06 WIB
loading...
Jelang Peringatan Hari...
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menyambut Peringatan Hari Pahlawan , Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini melakukan ziarah ke makam pahlawan nasional Cut Nyak Dhien di Sumedang, Jawa Barat. Sekadar diketahui, Hari Pahlawan diperingati setiap tanggal 10 November.

Risma menyatakan, kehadirannya untuk mengenang jasa besar Cut Nyak Dhien memperjuangkan kemerdekaan. Keberadaan makam Cut Nyak Dhien di Sumedang sudah menunjukkan betapa berat perjuangan perempuan pahlawan dari Aceh ini.

"Beliau dimakamkan di sini sebetulnya kan merupakan pembuangan oleh penjajah. Di era itu, dibuang ke Sumedang, sudah seperti dibuang ke negara lain," ujar Risma dalam keterangannya, Sabtu (23/10/2021). Baca juga: Mengaku Tak Takut Didemo Pendamping PKH, Risma: Paling Berat Saya Mati

Menurutnya, perjuangan Cut Nyak Dhien patut menjadi teladan generasi bangsa saat ini. Cut Nyak Dhien gigih berjuang dan bersikukuh enggan menyerah dan terus menggelorakan perlawanan terhadap kolonial Belanda dari pedalaman Aceh, kendati kondisi fisiknya sudah sangat memperihatinkan.

"Beliau tidak mau menyerah. Meskipun sudah lemah dan pandangannya terganggu. Tetap berjuang dari dalam hutan. Kita meraih kemerdekaan dengan berjuang melawan penjajah. Ada beberapa bangsa yang kemerdekaannya diberi oleh penjajah. Kita harus bangga," tuturnya.

Dia ingin generasi muda yang tidak merasakan perjuangan fisik meraih kemerdekaan, agar mengenang, menghargai, dan meneladani perjuangan para pahlawan. Dia menekankan pentingnya generasi saat ini paham kemerdekaan saat ini ditempuh dengan perjuangan yang luar biasa berat dan panjang oleh para pahlawan, salah satunya Cut Nyak Dhien.

Sikap menghargai dan meneladani perjuangan para pahlawan bisa tumbuh bila mereka mengetahui dan memahai jalannya sejarah terlebih dulu. "Saya saja enggak tahu detil mengapa Cut Nyak Dhien dimakamkan di sini. Apalagi anak-anak sekarang," katanya.

Oleh karena itu, dia tengah memikirkan, suatu konsep kegiatan atau program yang bisa mewadahi kebutuhan tersebut. Mensos berencana mengajak perwakilan kelompok generasi muda berziarah ke taman makam pahlawan nasional secara bergantian setiap tahun. Dalam program tersebut, dimungkinkan keterlibatan Karang Taruna sebagai perwakilan kelompok muda.

Mensos juga merima masukan tentang rencana pemerintah daerah melakukan penataan kompleks makam Cut Nyak Dhien. Terkait rencana Pemerintah Daerah membuat master plan penataan kawasan makam, pada dasarnya Kemensos mendukung bila semangatnya untuk menghargai jasa para pahlawan.

“Nanti kita lihat rencananya daerah dulu. Mudah-mudahan kami bisa membantu dengan anggaran yang terbatas. Saya juga tidak bisa sendiri. Perlu mendiskusikan dengan semua pihak. Selain dengan daerah juga dengan Pemerintah Aceh dengan tokoh-tokoh masyarakat, dan sejarawan. Cut Nyak Dhien ini kan milik bangsa Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir juga mengemukakan rencana pemerintah daerah untuk melakukan penataan kompleks makam. Baca juga: Ziarah ke Makam Pahlawan, Airlangga Berikan Arahan Khusus ke Kader Partai Golkar

"Kami sampaikan kepada Bu Mensos bahwa kami akan melakukan penataan dengan membuat jalur baru yang langsung ke makam Cut Nyak Dhien. Untuk itu perlu untuk ada pembebasan lahan. Untuk itu kami perlu memohon dukungan dan bantuan dari Ibu Menteri dan semua pihak terkait termasuk Pemerintah Aceh dan tokoh-tokoh Aceh," katanya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mensos Gelar Open House...
Mensos Gelar Open House Sekolah Rakyat Jelang 1 Tahun Beroperasi
Ada Penolakan Pembangunan...
Ada Penolakan Pembangunan Sekolah Rakyat di Temanggung dan Wonosobo, Mensos Buka Suara
Besok Mensos Akan Bertemu...
Besok Mensos Akan Bertemu Pimpinan KPK Lapor Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat
Isu Mark Up Harga Sepatu...
Isu Mark Up Harga Sepatu Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Itu Fitnah, Hoaks
Mensos: Sekolah Rakyat...
Mensos: Sekolah Rakyat Bagian dari Strategi Besar Pengentasan Kemiskinan
Mensos Pecat 4 Pendamping...
Mensos Pecat 4 Pendamping PKH yang Selewengkan Bansos
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Momen Presiden Prabowo...
Momen Presiden Prabowo Ziarah dan Berdoa di Makam Marsinah
Pelajar Samarinda Meninggal...
Pelajar Samarinda Meninggal karena Sepatu Kekecilan, Mensos Singgung Bansos Tak Tepat Sasaran
Rekomendasi
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved