Wasekjen PBNU: Partai Perindo Harus Menjadi Pilihan Masyarakat Santri

Jum'at, 22 Oktober 2021 - 20:15 WIB
loading...
Wasekjen PBNU: Partai...
Webinar Diskusi Publik Hari Santri Nasional Partai Perindo: Peran Santri dan Pesantren dalam Pembangunan Ekonomi Nasional, Jumat (22/10/2021). FOTO/MNC MEDIA
A A A
JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Imdadun Rahmat mengatakan masyarakat santri merupakan salah satu potret publik pemilih. Untuk menjadi partai politik yang menjadi pilihan masyarakat santri dan pesantren, parpol harus benar-benar mewakili suara mereka.

"Santri dan pesantren adalah salah satu potret publik pemilih kita. Jadi, harapannya sama, mereka akan mencari partai yang gue banget. Artinya, mewakili santri, mewakili pesantren," kata Imdadun saat sesi tanya jawab dalam Webinar Diskusi Publik Hari Santri Nasional Partai Perindo : "Peran Santri dan Pesantren dalam Pembangunan Ekonomi Nasional", Jumat (22/10/2021).

Dia mengatakan untuk merebut suara masyarakat santri, partai politik harus mampu bersanding dengan masyarakat santri dan pesantren, sehingga partai politik tersebut akan dijadikan tolok ukur sebagai pilihan mereka.

Baca juga: Perindo Siap Beri Akses Permodalan Kewirausahaan untuk Santri dan Pesantren

"Oleh karena itu, Partai Perindo harus semakin mengkilap untuk menjadi partai pilihan masyarakat santri," ujarnya.

Menurutnya, rakyat dalam hal ini masyarakat santri dan pesantren tentunya menginginkan kepentingan mereka tersalurkan. Artinya, parpol harus mampu menyerap aspirasi dan kepentingan mereka.

Parpol yang mampu menyukseskan berbagai macam masalah rakyat, sehingga masa depan semakin cerah.

"Parpol juga harus mampu mewakili unek-unek yang mereka berikan dan menguntungkan mereka. Itu adalah bentuk kecintaan mereka kepada bangsa dan negara Indonesia," jelas Imdadun.

Baca juga: Perindo Sebut 3 Modal Santri dalam Peningkatan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

Sementara itu, Ketua Bidang Keagamaan DPP Partai Perindo Abdul Khaliq Ahmad menjelaskan untuk meraup suara masyarakat santri dan pesantren, Partai Perindo telah mempunyai strategi khusus.

Pada tahapan ini, visi misi Partai Perindo harus bersanding dengan culture dan tradisi yang menjadi pegangan bagi ulama, kiai, santri maupun pesantren.

"Strategi yang dilakukan Partai Perindo tentunya menyampaikan visi misi yang sesuai dengan tradisi, kemampuan dan budaya yang hidup di dalam pesantren," ungkapnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Ploso, Gus Ma’shum...
Dari Ploso, Gus Ma’shum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
AHWA dan Masa Depan...
AHWA dan Masa Depan Kepemimpinan NU
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Struktur Kabupaten dan...
Struktur Kabupaten dan Kota Selesai, DPW Perindo Bengkulu Matangkan Verpol 2027
Rekomendasi
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Berita Terkini
Ungkap Penyebab Gaji...
Ungkap Penyebab Gaji Guru Tidak Naik, Prabowo: Uangnya Nggak Ada
Pelaporan Tiyo Ardianto...
Pelaporan Tiyo Ardianto ke Polisi Upaya Mengalihkan Perhatian Publik
Ichsanuddin Noorsy:...
Ichsanuddin Noorsy: UGM Berada di Titik Nadir dalam Kasus Ijazah Jokowi
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Infografis
Membedah Chromebook...
Membedah Chromebook Pilihan Nadiem dan Perbandingannya dengan Pasar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved