Perindo Sebut 3 Modal Santri dalam Peningkatan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 17:18 WIB
loading...
A
A
A
Ketiga adalah modal dukungan yakni dalam perundang-undangan dan memberikan dasar serta ruang perkembangannya dalam membangun ekonomi nasional. "UU pesantren memberikan arahan kepada bangsa dan negara, fungsinya tidak sekadar menjadi lembaga pendidikan melakukan kaderisasi ulama dan memberikan pemahaman yang utuh tentang agama tetapi juga mempersiapkan kepemimpinan bagi para santri untuk bisa menjadi manusia yang lebih," jelasnya.
Dalam hal ini, dia menyebut pesantren merupakan kekuatan masyarakat untuk mendapatkan pemberdayaan. Sehingga bentuk dukungan dari aspek perundang-undangan dapat memberikan kekuatan kepada komunitas santri dan pesantren dalam berperan lebih jauh dalam proses pengembangan ekonomi nasional.
"Santri dan pesantren tentu punya kewajiban yang tidak saja mendalami masalah-masalah terkait dengan keagamaan tetapi juga ada tuntutan yang harus dilakukan. Bahwa para santri dan komunitas pesantren punya kewajiban untuk menguasai ilmu-ilmu yang dibutuhkan dalam masyarakat modern hari ini." Baca juga: Serahkan SK DPW Papua Barat, Sekjen Perindo Yakin 2024 Hasilkan Karya Politik Fantastis
"Santri dan kalangan pesantren juga dituntut untuk punya kompetensi baik kreativitas serta inisiatif yang tinggi untuk bagaimana bisa ikut membangun bangsa dan negara ini dari berbagai sisi termasuk dari sisi ekonomi," tutupnya.
Dalam hal ini, dia menyebut pesantren merupakan kekuatan masyarakat untuk mendapatkan pemberdayaan. Sehingga bentuk dukungan dari aspek perundang-undangan dapat memberikan kekuatan kepada komunitas santri dan pesantren dalam berperan lebih jauh dalam proses pengembangan ekonomi nasional.
"Santri dan pesantren tentu punya kewajiban yang tidak saja mendalami masalah-masalah terkait dengan keagamaan tetapi juga ada tuntutan yang harus dilakukan. Bahwa para santri dan komunitas pesantren punya kewajiban untuk menguasai ilmu-ilmu yang dibutuhkan dalam masyarakat modern hari ini." Baca juga: Serahkan SK DPW Papua Barat, Sekjen Perindo Yakin 2024 Hasilkan Karya Politik Fantastis
"Santri dan kalangan pesantren juga dituntut untuk punya kompetensi baik kreativitas serta inisiatif yang tinggi untuk bagaimana bisa ikut membangun bangsa dan negara ini dari berbagai sisi termasuk dari sisi ekonomi," tutupnya.
(kri)
Lihat Juga :