PKS Minta Pemerintah Tak Abaikan Persoalan Keluarga, Ibu, dan Anak
Kamis, 21 Oktober 2021 - 15:40 WIB
loading...
A
A
A
Dari jumlah kasus tersebut, ironisnya 95% terjadi di dalam rumah tangga. Data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak periode Januari-Juni 2021 mencatat ada 6.096 kasus kekerasan, dan di antaranya terdapat 6.651 anak menjadi korban.
Data tersebut menunjukkan jumlah korban jauh lebih banyak daripada kasus yang dilaporkan. "Terbaru saat kita dapatkan dugaan kasus kekerasan seksual di Luwu dan dugaan kekerasan seksual anak seorang narapidana oleh oknum Kapolres. Kita lihat fenomena gunung es kekerasan terhadap anak dan ini luput dari mitigasi pemerintah terhadap dampak pandemi," katanya.
Dia juga menyinggung target penurunan angka stunting yang dinilainya masih jadi pekerjaan besar. "Ada tantangan saat yang ditunjuk sebagai koordinator penanganan stunting adalah BKKBN, tapi anggaran masih ada di Kemenkes. Di lapangan juga komunikasi antar intansi ini masih terjadi. Ada ego sektoral yang masih terjadi. Ini harus segera diatasi," pungkasnya.
Data tersebut menunjukkan jumlah korban jauh lebih banyak daripada kasus yang dilaporkan. "Terbaru saat kita dapatkan dugaan kasus kekerasan seksual di Luwu dan dugaan kekerasan seksual anak seorang narapidana oleh oknum Kapolres. Kita lihat fenomena gunung es kekerasan terhadap anak dan ini luput dari mitigasi pemerintah terhadap dampak pandemi," katanya.
Dia juga menyinggung target penurunan angka stunting yang dinilainya masih jadi pekerjaan besar. "Ada tantangan saat yang ditunjuk sebagai koordinator penanganan stunting adalah BKKBN, tapi anggaran masih ada di Kemenkes. Di lapangan juga komunikasi antar intansi ini masih terjadi. Ada ego sektoral yang masih terjadi. Ini harus segera diatasi," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :