KPK Dalami Peruntukan Uang Rp1,5 M Dodi Reza Alex Noerdin untuk Apa

Kamis, 21 Oktober 2021 - 15:08 WIB
KPK Dalami Peruntukan Uang Rp1,5 M Dodi Reza Alex Noerdin untuk Apa
KPK bakal mendalami terkait asal-usul dan peruntukan uang Rp1,5 miliar yang dibawa Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Nurdin tersebut ke Jakarta. Foto/Sutikno/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mendalami asal-usul dan peruntukan uang Rp1,5 miliar yang dibawa Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin tersebut ke Jakarta. Uang tersebut berhasil diamankan KPK saat operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat, 15 Oktober 2021 malam.

Baca juga: Usai OTT Dodi Reza Alex Noerdin, Sejumlah Ruangan Dinas Masih Disegel

Pelaksana tugas (Plt) Juru bicara KPK Ali Fikri menyebut, pihaknya bakal memanggil saksi-saksi untuk menelisik asal-usul dan peruntukannya. Dodi Reza Alex Noerdin sendiri merupakan Ketua DPD Golkar Sumatera Selatan.

Baca juga: Dodi Reza Alex Di-OTT KPK, Gubernur Sumsel Setujui Beni Plt Bupati Muba



"Kami pastikan nanti akan didalami lebih lanjut melalui pemanggilan para saksi. Segala informasi yang KPK terima akan dikonfirmasi kepada saksi-saksi," ujar Ali kepada wartawan, Kamis (21/10/2021).

Sebelumnya, KPK menetapkan Dodi Reza Alex Noerdin (DRA) sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengadaan proyek infrastruktur di daerahnya. Putra kandung mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin tersebut ditetapkan bersama tiga orang lainnya.

Tiga orang lainnya tersebut adalah Kadis PUPR Musi Banyuasin, Herman Mayori (HM); Kabid SDA/PPK Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin, Eddi Umari (EU); serta Direktur PT Selaras Simpati Nusantara, Suhandy (SUH). Dodi Reza, Herman, dan Eddi ditetapkan sebagai penerima suap. Sedangkan Suhandy, pemberi suap.

Dodi Reza diduga telah menerima sejumlah uang suap dari Suhandy melalui Herman Mayori dan Eddi Umari, terkait empat paket pekerjaan infrastruktur di Musi Banyuasin. Adapun, komitmen fee yang dijanjikan oleh Suhandy untuk Dodi Reza terkait empat proyek tersebut, sebesar Rp2,6 miliar.

Suhandy diduga baru menyerahkan uang senilai Rp270 juta sebagai realisasi komitmen fee untuk Dodi Reza kepada Herman Mayori dan Eddi Umari. Namun, uang itu belum sempat diserahkan Herman Mayori dan Eddi Umari kepada Dodi Reza karena keburu ditangkap oleh tim KPK. Uang Rp270 juta itu, merupakan realisasi awal dari komitmen fee sebesar Rp2,6 miliar.
(maf)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1825 seconds (10.101#12.26)