Lebih Terhormat Jika Ruangguru Juga Mundur dari Kartu Prakerja

Rabu, 22 April 2020 - 10:18 WIB
loading...
Lebih Terhormat Jika...
Juru Bicara PKS, Handi Risza mengapresiasi langkah Bos Ruangguru, Adamas Belva Syah Devara yang mengundurkan diri dari jabatan Staf Khusus Presiden Jokowi dari kalangan milenial. Foto/Instagram
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Handi Risza mengapresiasi langkah Bos Ruangguru, Adamas Belva Syah Devara yang mengundurkan diri dari jabatan Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari kalangan milenial. Menurut dia, langkah itu menunjukkan bahwa Belva Devara masih punya etika dan moralitas politik yang sudah mulai langka di negeri ini.

"Belva akan jauh lebih terhormat jika dia juga mau menarik perusahaannya dalam penyediaan pelatihan Kartu Prakerja. Sehingga bisa membersihkan kembali nama baiknya dan perusahaan yang sudah dirintis dari awal," ujar Handi Risza kepada SINDOnews, Rabu (22/4/2020).

Dia berpendapat, fokus menjadi pengusaha atau pemilik start up akan jauh lebih terhormat. "Tanpa ada beban dari kekuasaan dan politik yang melingkarinya," ucapnya.

Apalagi, kata dia, Belva selama ini juga sudah menjadi inspirasi banyak anak muda yang ingin sukses. "Saya juga mendorong para pejabat yang sekadar membuat 'Bapak dan keluarganya Senang' pada saat krisis seperti saat ini, untuk juga mengambil langkah seperti Belva, mundur jauh lebih terhormat daripada mengkhianati hati nurani," tandasnya.

Sekadar diketahui sebelumnya, Belva sempat menjadi sorotan banyak pihak. Sebab, perusahaan Belva, Ruangguru mendapatkan proyek pelatihan online dalam program Kartu Prakerja sebesar Rp5,6 triliun.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Stafsus Presiden Yovie...
Stafsus Presiden Yovie Widianto: Musik Adalah Berkah, Bukan Sekadar Royalti
KPK Periksa Eks Stafsus...
KPK Periksa Eks Stafsus Jokowi Arif Budimanta selama 10 Jam Sebagai Saksi Kasus LPEI
Siapa Pengganti Gus...
Siapa Pengganti Gus Miftah? Istana: Itu Hak Prerogatif Presiden
Menahan Tangis saat...
Menahan Tangis saat Umumkan Mundur, Gus Miftah: Jabatan Hanya Titipan
Terima Penghargaan,...
Terima Penghargaan, Angkie Yudistia: Kita Kawal Inklusivitas Demi Kesejahteraan Masyarakat
Prabowo Subianto Akan...
Prabowo Subianto Akan Melantik 7 Utusan Khusus Presiden, Termasuk Raffi Ahmad dan Gus Miftah
Stafsus Kemenkumham:...
Stafsus Kemenkumham: Ada Antrean Panjang WNA Pingin Jadi WNI
PKKMB Universitas Primakara,...
PKKMB Universitas Primakara, Stafsus Presiden Yovie Widianto Bagikan Pesan Khusus ke Maba
Gaji Deddy Corbuzier...
Gaji Deddy Corbuzier sebagai Staf Khusus Kemenhan, Lebih Besar dari Raffi Ahmad
Rekomendasi
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Sarwendah Hapus Sejumlah...
Sarwendah Hapus Sejumlah Brand dari Bio Instagram, Ada Apa?
Berita Terkini
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved