Bertemu Wapres Uni Eropa, Jokowi Tegaskan Komitmen Kuat RI Atas Perubahan Iklim

Selasa, 19 Oktober 2021 - 06:47 WIB
Bertemu Wapres Uni Eropa, Jokowi Tegaskan Komitmen Kuat RI Atas Perubahan Iklim
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menerima Wakil Presiden Eksekutif Komisi Eropa untuk Kebijakan Hijau Eropa dan Iklim Frans Timmermans di Istana Merdeka, Senin 18 Oktober 2021. Foto/Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia memiliki komitmen yang sangat kuat sebagai bagian dari solusi masalah perubahan iklim . Hal tersebut disampaikannya saat menerima Wakil Presiden Eksekutif Komisi Eropa untuk Kebijakan Hijau Eropa dan Iklim Frans Timmermans di Istana Merdeka, Senin 18 Oktober 2021.

“Sebagai salah satu pemilik hutan dan ekosistem mangrove terbesar, Indonesia menyadari posisi strategisnya,” ujar Presiden Jokowi seperti disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dilansir dari rilis Biro Pers Sekretariat Presiden. Baca juga: Jokowi Minta Menterinya Siaga Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Akhir Tahun

Selain itu, Retno juga menyampaikan Presiden menegaskan bahwa isu perubahan iklim dan lingkungan hidup tidak dapat dilepaskan dari isu Sustaianable Development Goals (SDG). Artinya perlu ada keseimbangan antara menjaga alam dan melakukan pembangunan.

“Keseimbangan ini yang diperlukan dan keseimbangan ini hanya akan tercapai jika kita bekerja sama,” ucap Retno.



Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menyampaikan langkah-langkah konkret yang telah dicapai oleh Indonesia sebagai komitmennya dalam menangani perubahan iklim.

“Seperti penurunan emisi 29 persen dan 41 persen dengan bantuan internasional pada 2030 sejauh ini berjalan baik. Pemenuhan komitmen ini disumbang dari turunnya kebakaran hutan, penurunan emisi hutan dan tata guna lahan, deforestasi hutan yang mencapai tingkat terendah, dan rehabilitasi mangrove yang mencapai 600 ribu hektar,” jelas Retno.

Indonesia tidak ingin terjebak dalam retorika namun memilih untuk bekerja memenuhi pengurangan emisi sebagaimana komitmennya dalam Paris Agreement.

Menlu Retno juga menyampaikan pandangan Presiden yang disampaikan kepada pihak Uni Eropa bahwa faktor teknologi dengan harga terjangkau (affordable technology) dan investasi sangat penting bagi semua negara untuk melakukan transisi energi. Di sinilah kerja sama menjadi kunci bagi suksesnya transisi energi. Baca juga: Jokowi Tegang Tonton Final Piala Thomas 2020, Presiden: Ketegangan Berubah Jadi Kegembiraan

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut adalah Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.
(kri)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1500 seconds (10.55#12.26)