Kader Muda NU: Kiai Said Sudah 22 Tahun di Tanfidziyah, Saatnya Regenerasi

Selasa, 19 Oktober 2021 - 01:22 WIB
loading...
Kader Muda NU: Kiai...
Rahmat Hidayat Pulungan menyatakan sudah saatnya ada regenerasi di tubuh PBNU. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dorongan regenerasi di tubuh PBNU terus bergaung menjelang Muktamar NU pada Desember mendatang. Kali ini, pentingnya regenerasi bagi PBNU disampaikan kader muda NU Rahmat Hidayat Pulungan.

Menurut dia, sudah selayaknya tokoh-tokoh senior di PBNU untuk menepi dan memberikan kesempatan kepada tokoh-tokoh muda NU membuktikan diri.

"Pak Kiai Said sudah 22 Tahun di Tanfidziyah PBNU. Waktu yang luar biasa lama dalam mengurusi operasional organisasi. Kontribusinya jika dilihat dari semua aspek sudah sangat banyak kontribusinya. Kini sudah saatnya memberi kesempatan generasi muda untuk berkontribusi," kata tokoh GP Ansor ini, Senin (18/10/2021).

Baca juga: Seusai Bertemu Jokowi, Said Aqil Nyatakan Siap ke Bursa Ketum PBNU

Komisaris PT Kimia Farma ini membandingkan dengan apa yang berlangsung di badan otonom PBNU. GP Ansor, IPNU, IPPNU, dan PMII bahkan telah membatasi kepemimpinan seorang kader maksimal dua periode.

Pembatasan ini penting bagi masa adepan NU yang merupakan lembaga kaderisasi, yang senantiasa punya kewajiban memberikan wajah dan ide-ide baru. "Nanti orang akan menilai, ini organisasi ada kadernya apa nggak, jika tidak ada regenerasi, ini orang menghidupkan organisasi atau cari hidup di organisasi," ujar Rahmat.

Rahmat mengatakan, mengurus NU adalah orientasinya jelas, yaitu pengabdian. Karena itu, jangan biarkan orang lain tidak diberi kesempatan untuk mengabdi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Rekomendasi
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan 5,46 Juta Penumpang Libur Sekolah, InJourney Airports Hadirkan Fasilitas Ramah Keluarga
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
Berita Terkini
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Menang Lagi di PN Jakpus,...
Menang Lagi di PN Jakpus, Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen pada SK Plt Maluku
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved