Varian Mu Masuk Jepang, Inggris, dan AS, Kemenkes: Kita Harus Waspada

Rabu, 13 Oktober 2021 - 19:12 WIB
Varian Mu Masuk Jepang, Inggris, dan AS, Kemenkes: Kita Harus Waspada
Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menegaskan pemerintah terus memantau varian-varian virus baru Covid-19. Foto/BNPB
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menegaskan pemerintah terus memantau varian-varian virus baru Covid-19. Pasalnya, saat ini negara-negara seperti Jepang, Inggris dan juga Amerika Serikat telah melaporkan kasus dari varian Mu .

“Selain itu kita terus memantau varian-varian virus Covid-19 yang mungkin memiliki dampak negatif terhadap penularan, efek vaksin, pengobatan dan juga diagnosis. Terutama negara-negara yang bertetangga dengan negara kita dan negara-negara yang memiliki frekuensi mobilitas dari dan ke negara kita,” ujar Nadia dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (13/10/2021). Baca juga: Penurunan Kasus dan Kematian Akibat Covid-19 Konsisten Selama 2 Bulan Terakhir

Nadia pun menegaskan harus terus waspada meskipun virus varian Mu masih belum terdeteksi di Indonesia. “Sementara itu untuk varian Mu sampai saat ini kita belum mendeteksi adanya variasi Mu di negara kita, tetapi kita harus waspada. Beberapa negara sudah melaporkan varian Mu ini seperti Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat,” tegasnya.

Nadia menegaskan pemerintah akan terus meningkatkan penemuan kasus secara proaktif juga menjadi strategi deteksi awal varian baru demi mencegah terjadinya gelombang ketiga. Baca juga: Sri Mulyani Blak-blakan Soal Ancaman Mengerikan Selain Covid-19



“Kami terus meningkatkan jumlah dan kapasitas laboratorium untuk melakukan whole genome sequencing dan zero surveilans secara rutin dengan sampel dari provinsi, kabupaten, dan kota yang ada di seluruh Indonesia. Kunci pencegahan masuknya varian baru adalah penguatan testing dan karantina di pintu masuk negara,” papar Nadia.
(kri)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1979 seconds (11.210#12.26)