4 Situs Kementerian dan Ratusan Lembaga Pendidikan Diretas Sindikat Judi Online

loading...
4 Situs Kementerian dan Ratusan Lembaga Pendidikan Diretas Sindikat Judi Online
4 situs kementerian dan lembaga serta ratusan lembaga pendidikan menjadi sasaran para sindikat, seperti dikatakan Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Dittipidsiber Bareskrim Polri berhasil membongkar sindikat peretas situs kementerian dan lembaga pendidikan. Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyebut 4 situs kementerian dan lembaga serta ratusan lembaga pendidikan menjadi sasaran para sindikat.

Baca juga: Website Diretas Hacker, KPU Jakarta Timur Belum Ambil Langkah Hukum

"Ada 4 website kementerian dan lembaga pemerintahan dan ada 490 lembaga pendidikan," ujar Argo saat jumpa pers di Bareskrim Mabes Polri, Rabu (13/10/2021).

Baca juga: Website KPU Jakarta Timur Diretas, Buat Apa?



Diberitakan sebelumnya, Argo menyebut Tim Siber Polri menangkap belasan sindikat peretas tersebut yang ditangkap di dua lokasi berbeda. "Jadi total 19. 17 laki-laki dan dua perempuan. Ini ada kaitan semua," ujar Argo.

Argo memaparkan tersangka pertama berinisial ATR ditangkap di Boyolali berperan sebagai marketing SEO judi online. Kemudian, hasil pengembangan ditangkap dua tersangka AN dan HS di Bondowoso.

"Perannya mengakses situs-situs pemerintah untuk menempatkan artikel yang berisikan link judi online dari tersangka ATR tadi," tuturnya.

Kemudian, penyidik melakukan pengembangan dan mendapatkan satu tersangka berinisial NFR di Malang. Peran NFR ialah yang mengakses sistem situs pemerintah yang dijual kepada tersangka AN di Bondowoso tadi.

Argo pun menyebut bahwa keempat tersangka saling mengenal dan memiliki hubungan. "Dari keempat tersangka kenal? Karena kerjanya saling ada hubungannya, simbiosis mutualisme, saling mendukung satu dengan yang lain, itu di Malang," ungkapnya.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top