Sosok Jenderal Bintang 5 di Indonesia, Diberi Penghargaan karena Jasa-jasanya

Rabu, 13 Oktober 2021 - 05:39 WIB
loading...
A A A
Sayangnya, penyakit TBC yang diidapnya memaksa Soedirman pensiun dan pindah ke Magelang. Satu bulan setelah Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia, Soedirman wafat. Soedirman dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Semaki, Yogyakarta. Pada 10 Desember 1964, Soedirman ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.

“Jenderal Besar TNI Soedirman dengan berbagai keputusan yang diambil tersebut memberikan kepada generasi-generasi TNI berikutnya suatu warisan yang tangguh dan tidak ternilai harganya, yaitu suatu tradisi kepemimpinan yang heroik, penuh kepahlawanan dan keteladanan. Dengan kepedulian dan sikap yang dipilih beliau tersebut dapat dilihat landasan harga diri dan kebanggaan TNI untuk generasi-generasi pemimpin berikutnya.

Sikap dan tindakan Pak Dirman pada saat itu tidak lain adalah suatu sikap dan tindakan pemimpin prajurit sejati. Dari situlah lahir tradisi TNI yang tidak kenal menyerah, yang mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau keompok, yang berani mengorbankan segala-galanya demi kehormatan dan kejayaan bangsa,” tulis Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam bukunya berjudul “Kepemimpinan Militer: Catatan Dari Pengalaman Letnan Jenderal (Purn) Prabowo Subianto”

Jenderal Besar TNI A.H Nasution

Mengawali karirnya sebagai guru, pria kelahiran Tapanuli Selatan pada 3 Desember 1918 ini merupakan tokoh militer yang banyak berjasa dalam sejarah perjalanan bangsa dan negara ini. Selama meniti karirnya di militer, Nasution dianggap sebagai peletak dasar perang gerilya melawan Belanda saat memimpin pasukan Siliwangi melawan Agresi Militer Belanda I.

Setelah Presiden Soekarno memproklamasikan kemerdekaan Indonesia, Nasution bergabung dengan Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Pada Mei 1946, Nasution diangkat menjadi Panglima Regional Divisi Siliwangi, yang memelihara keamanan Jawa Barat. Taktik gerilya yang disusun Nasution karena menyadari tidak mungkin tentara Indonesia melawan Belanda yang memiliki kekuatan lebih besar dengan persenjataan yang lebih modern. Strateginya berhasil membuat Belanda dan sekutunya harus menelan kekalahan. Pemikiran dan gagasannya mengenai perang gerilya yang dituangkan dalam buku berjudul “Pokok-Pokok Gerilya” kemudian menjadi referensi bagi kalangan militer di dunia.

Sosok Jenderal Bintang 5 di Indonesia, Diberi Penghargaan karena Jasa-jasanya


Tidak hanya itu, Nasution juga merupakan salah satu tokoh Angkatan Darat (AD) yang menjadi sasaran penculikan dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI). Beruntung, Nasution berhasil lolos setelah meloncati tembok rumah. Sayangnya, putrinya bernama Ade Irma Suryani Nasution dan ajudannya Lettu Pierre Tendean gugur.

Nasution juga merupakan konseptor Dwifungsi ABRI yang disampaikan pada 1958. Konsep itu kemudian diadopsi selama pemerintahan Soeharto. Konsep dasar yang ditawarkan tersebut merupakan jalan agar ABRI tidak harus berada di bawah kendali sipil, namun pada saat yang sama, tidak boleh mendominasi sehingga menjadi sebuah kediktatoran militer.

Pada 6 Desember 2000, Nasution meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya dan selanjutnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan.

Jenderal Besar TNI (Purn) Soeharto
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
Momen Mengharukan Prabowo...
Momen Mengharukan Prabowo Peluk dan Cium Putra Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
Kisah Heroik Try Sutrisno,...
Kisah Heroik Try Sutrisno, Jadi Informan bagi Pejuang Kemerdekaan saat Melawan Penjajah
Dukungan Pemberian Gelar...
Dukungan Pemberian Gelar Pahlawan Soeharto Menguat
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Prabowo Dapat Laporan...
Prabowo Dapat Laporan Puskesmas di Miangas Belum Pernah Diperbaiki Sejak Era Soeharto
Rizki Juniansyah Kaget...
Rizki Juniansyah Kaget dan Terharu Diangkat Jadi Kapten TNI
Rekomendasi
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Berita Terkini
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved