Sosok Jenderal Bintang 5 di Indonesia, Diberi Penghargaan karena Jasa-jasanya
Rabu, 13 Oktober 2021 - 05:39 WIB
loading...
A
A
A
Presiden ke-2 Indonesia ini lahir di Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta, pada 8 Juni 1921. Mengawali karir militernya pada 1 Juni 1940, Soeharto diterima sebagai siswa di sekolah militer di Gombong, Jawa Tengah.
Setelah enam bulan menjalani latihan dasar, Soeharto lulus sebagai lulusan terbaik dan menerima pangkat kopral. Soeharto terpilih menjadi prajurit teladan di Sekolah Bintara, Gombong, serta resmi menjadi anggota TNI pada 5 Oktober 1945.
Soeharto kemudian bergabung dengan pasukan KNIL di bawah didikan Belanda. Saat Perang Dunia II, Soeharto dikirim ke Bandung untuk menjadi tentara cadangan di Markas Besar Angkatan Darat. Setelah berpangkat sersan di KNIL, Soeharto kemudian menjadi komandan peleton, komandan kompi hingga komandan batalyon berpangkat letnan kolonel di PETA yang dibentuk Jepang.
Selama di militer, Soeharto dinilai berhasil dalam operasi penumpasan pemberontakan Andi Azis di Sulawesi. Serta ikutu memimpin Serangan Umum 1 Maret 1949 dan berhasil menduduki Kota Yogyakarta selama enam jam. Ketika menjabat sebagai Pangkostrad, Soeharto juga berhasil meredam dan menumpas gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI) yang berupaya mengganti ideologi Pancasila.
Soeharto kemudian mengawali kekuasaannya sebagai presiden pada 27 Maret 1968. Setelah menggenggam jabatan itu selama hampir 32 tahun pada Mei 1998. Soeharto meninggal dunia pada 27 Januari 2008.
![Sosok Jenderal Bintang 5 di Indonesia, Diberi Penghargaan karena Jasa-jasanya]()
Pangkat Bintang 5 Dibuat Amerika Serikat Pasca PD II
Pangkat bintang lima adalah pangkat militer paling senior yang pertama kali dibuat di Amerika Serikat pada 1944, dengan lambang lima bintang. Pangkat tersebut adalah pangkat dari para komandan militer operasional paling senior, dan dalam skala pangkat standar NATO, pangkat tersebut dirancang dengan kode OF-10.
Di dunia hanya ada 9 orang yang menyandang pangkat Jenderal Bintang 5. Mereka adalah perwira tinggi militer Amerika Serikat yang terlibat dalam Perang Dunia II. Antara lain, Laksamana Armada William D. Leahy, Jenderal Angkatan Darat George Marshall, Laksamana Armada Ernest King, Jenderal Angkatan Darat Douglas MacArthur.
Selain itu, Laksamana Armada Chester Nimitz, Jenderal Angkatan Darat Dwight D. Eisenhower, Jenderal Angkatan Darat dan Angkatan Udara Henry H. Arnold, Laksamana Armada William Halsey, Jr serta Jenderal Angkatan Darat Omar Bradley.
Setelah enam bulan menjalani latihan dasar, Soeharto lulus sebagai lulusan terbaik dan menerima pangkat kopral. Soeharto terpilih menjadi prajurit teladan di Sekolah Bintara, Gombong, serta resmi menjadi anggota TNI pada 5 Oktober 1945.
Soeharto kemudian bergabung dengan pasukan KNIL di bawah didikan Belanda. Saat Perang Dunia II, Soeharto dikirim ke Bandung untuk menjadi tentara cadangan di Markas Besar Angkatan Darat. Setelah berpangkat sersan di KNIL, Soeharto kemudian menjadi komandan peleton, komandan kompi hingga komandan batalyon berpangkat letnan kolonel di PETA yang dibentuk Jepang.
Selama di militer, Soeharto dinilai berhasil dalam operasi penumpasan pemberontakan Andi Azis di Sulawesi. Serta ikutu memimpin Serangan Umum 1 Maret 1949 dan berhasil menduduki Kota Yogyakarta selama enam jam. Ketika menjabat sebagai Pangkostrad, Soeharto juga berhasil meredam dan menumpas gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI) yang berupaya mengganti ideologi Pancasila.
Soeharto kemudian mengawali kekuasaannya sebagai presiden pada 27 Maret 1968. Setelah menggenggam jabatan itu selama hampir 32 tahun pada Mei 1998. Soeharto meninggal dunia pada 27 Januari 2008.

Pangkat Bintang 5 Dibuat Amerika Serikat Pasca PD II
Pangkat bintang lima adalah pangkat militer paling senior yang pertama kali dibuat di Amerika Serikat pada 1944, dengan lambang lima bintang. Pangkat tersebut adalah pangkat dari para komandan militer operasional paling senior, dan dalam skala pangkat standar NATO, pangkat tersebut dirancang dengan kode OF-10.
Di dunia hanya ada 9 orang yang menyandang pangkat Jenderal Bintang 5. Mereka adalah perwira tinggi militer Amerika Serikat yang terlibat dalam Perang Dunia II. Antara lain, Laksamana Armada William D. Leahy, Jenderal Angkatan Darat George Marshall, Laksamana Armada Ernest King, Jenderal Angkatan Darat Douglas MacArthur.
Selain itu, Laksamana Armada Chester Nimitz, Jenderal Angkatan Darat Dwight D. Eisenhower, Jenderal Angkatan Darat dan Angkatan Udara Henry H. Arnold, Laksamana Armada William Halsey, Jr serta Jenderal Angkatan Darat Omar Bradley.
(cip)
Lihat Juga :