Covid-19 Belum Terkendali, Jokowi: Pembukaan Tempat Ibadah Dilakukan Bertahap
Rabu, 03 Juni 2020 - 07:55 WIB
loading...
A
A
A
Renovasi ini telah dimulai sejak 2019 dengan alokasi anggaran Rp465 miliar. Menurut Jokowi, penyelesaian renovasi ini agak molor dari waktu yang ditargetkan. “Renovasi besar ini akan diselesaikan insyaallah nanti di awal bulan Juli. Memang agak mundur karena pandemi Covid-19,” ungkapnya.
Mengenai pembukaan, Jokowi menyebut belum ada hal yang diputuskan. Namun, dia mengatakan informasi yang diperolehnya dari Imam Besar Nasaruddin Umar bahwa kemungkinan dibuka Juli. “Bahwa direncanakan Masjid Istiqlal akan dibuka nanti, pada bulan Juli. Tetapi, keputusannya ada nanti di Bapak Imam Besar Masjid Istiqlal,” tuturnya. (Baca juga: Erick Ungkap Biaya Pengobatan Pasien Covid-19 Capai Ratusan Juta)
Pada kesempatan itu dia meminta agar protokol kesehatan disiapkan sebelum pembukaan. “Tentu juga mulai saat ini tadi saya titip untuk disiapkan protokol-protokol kesehatan sehingga nanti pada saat kita melaksanakan salat di Masjid Istiqlal ini semuanya aman dari Covid-19,” katanya.
Kepala Bagian Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah, menyatakan bahwa pengelola masih membahas rencana pembukaan masjid. Lantaran status Masjid Istiqlal sebagai Masjid Nasional Negara Republik Indonesia, pembahasan pembukaan tempat ibadah itu pun harus benar-benar matang. "Kami terus terang tidak ingin tergesa-gesa membuka masjid karena harus penuh dengan perhitungan. Tidak mau ada masalah baru yang muncul," tuturnya.
Dia memperkirakan dalam seminggu ke depan sudah ada protokol kesehatan yang akan diterapkan saat Masjid Istiqlal kembali dibuka untuk umum. Nantinya pemberlakuan protokol kesehatan harus tetap dijaga dan dipatuhi seluruh pengunjung pada saat masjid dibuka untuk umum. "Jika nanti buka, pasti lakukan penyemprotan disinfektan, pengecekan suhu tubuh. Wajib itu," kata Abu.
Mengenai pembukaan, Jokowi menyebut belum ada hal yang diputuskan. Namun, dia mengatakan informasi yang diperolehnya dari Imam Besar Nasaruddin Umar bahwa kemungkinan dibuka Juli. “Bahwa direncanakan Masjid Istiqlal akan dibuka nanti, pada bulan Juli. Tetapi, keputusannya ada nanti di Bapak Imam Besar Masjid Istiqlal,” tuturnya. (Baca juga: Erick Ungkap Biaya Pengobatan Pasien Covid-19 Capai Ratusan Juta)
Pada kesempatan itu dia meminta agar protokol kesehatan disiapkan sebelum pembukaan. “Tentu juga mulai saat ini tadi saya titip untuk disiapkan protokol-protokol kesehatan sehingga nanti pada saat kita melaksanakan salat di Masjid Istiqlal ini semuanya aman dari Covid-19,” katanya.
Kepala Bagian Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah, menyatakan bahwa pengelola masih membahas rencana pembukaan masjid. Lantaran status Masjid Istiqlal sebagai Masjid Nasional Negara Republik Indonesia, pembahasan pembukaan tempat ibadah itu pun harus benar-benar matang. "Kami terus terang tidak ingin tergesa-gesa membuka masjid karena harus penuh dengan perhitungan. Tidak mau ada masalah baru yang muncul," tuturnya.
Dia memperkirakan dalam seminggu ke depan sudah ada protokol kesehatan yang akan diterapkan saat Masjid Istiqlal kembali dibuka untuk umum. Nantinya pemberlakuan protokol kesehatan harus tetap dijaga dan dipatuhi seluruh pengunjung pada saat masjid dibuka untuk umum. "Jika nanti buka, pasti lakukan penyemprotan disinfektan, pengecekan suhu tubuh. Wajib itu," kata Abu.
Lihat Juga :