Penjelasan Airlangga-Erick Thohir Soal Manfaat Pembangunan Smelter Freeport
Selasa, 12 Oktober 2021 - 14:11 WIB
loading...
A
A
A
"Rencana nanti selama konstruksi ini akan menyerap tenaga kerja 40 ribu dan tadi ibu Gubernur Jawa Timur menitipkan kalau bisa mayoritas pekerjaanya dari Jawa Timur, sehingga kepastian pembukaan lapangan kerja juga terjadi," ujar Erick.
Selain penyerapan tenaga kerja, dua Menteri andalan Jokowi ini menyampaikan bahwa potensi keuntungan dari pembangunan Smelter Freeport ini akan mencapai lebih dari Rp76,7 triliun.
"Kemudian dapat kami laporkan, tadi disampaikan oleh Pak Menteri BUMN, ini ada mengolah 1,7 juta ton konsentrat dan ini adalah single line terbesar di dunia dan produksinya 600 ribu koper, nilai koper sekarang lagi super cycle 9.400 dolar per ton," jelas Airlangga.
"Jadi investasi yang 42 triliun atau 3,5 billion USD, revenue hanya dari copper saja pak, itu 5,4 billion, pak. Tentu ini bagi holding freeport revenuenya ada di situ, tapi (PT Smelting) cuma dikasih (talling) pak," tambah Airlangga.
Kemudian kata Airlangga, yang kedua tadi Pak Menteri BUMN menyebut yang didiorong hilirisasi tambahan, itu yang namanya precious meter recovery itu investasinya 200 USD, dari emasnya itu bisa 35 ton sampai dengan 54 ton.
"Jadi praprabriknya sudah disiapkan di situ. Nah, harga emas sekarang 1700 per troy ons. Jadi produksinya 35 ton, itu nilainya 1,8 billion USD, kalau produksinya 50 itu sampai 2,7 billion USD. Jadi bayangkan selama 40 tahun yang 2 billion itu rata-rata dinikmati negara lain pak," tutur Airlangga.
Selain penyerapan tenaga kerja, dua Menteri andalan Jokowi ini menyampaikan bahwa potensi keuntungan dari pembangunan Smelter Freeport ini akan mencapai lebih dari Rp76,7 triliun.
"Kemudian dapat kami laporkan, tadi disampaikan oleh Pak Menteri BUMN, ini ada mengolah 1,7 juta ton konsentrat dan ini adalah single line terbesar di dunia dan produksinya 600 ribu koper, nilai koper sekarang lagi super cycle 9.400 dolar per ton," jelas Airlangga.
"Jadi investasi yang 42 triliun atau 3,5 billion USD, revenue hanya dari copper saja pak, itu 5,4 billion, pak. Tentu ini bagi holding freeport revenuenya ada di situ, tapi (PT Smelting) cuma dikasih (talling) pak," tambah Airlangga.
Kemudian kata Airlangga, yang kedua tadi Pak Menteri BUMN menyebut yang didiorong hilirisasi tambahan, itu yang namanya precious meter recovery itu investasinya 200 USD, dari emasnya itu bisa 35 ton sampai dengan 54 ton.
"Jadi praprabriknya sudah disiapkan di situ. Nah, harga emas sekarang 1700 per troy ons. Jadi produksinya 35 ton, itu nilainya 1,8 billion USD, kalau produksinya 50 itu sampai 2,7 billion USD. Jadi bayangkan selama 40 tahun yang 2 billion itu rata-rata dinikmati negara lain pak," tutur Airlangga.
Lihat Juga :