Demokrat Nilai Tak Pas Bicarakan Pencalonan Pilpres di Tengah Pandemi

Minggu, 10 Oktober 2021 - 16:28 WIB
loading...
Demokrat Nilai Tak Pas...
Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menilai, pengumuman capres merupakan momen yang tak pas jika dilakukan saat ini. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menilai, pengumuman calon presiden ( capres ) untuk Pilpres 2024 merupakan momen yang tidak pas jika dilakukan saat ini.

Baca juga: Sekjen Gerindra Sebut Prabowo Subianto Maju Lagi di Pilpres 2024

"Membicarakan Pilpres 2024 saat ini sepertinya kurang pas. Pandemi sepertinya sudah melandai, tapi krisis ekonomi masih belum berlalu," ujar Herzaky Mahendra Putra, Minggu (10/10/2021).

Ia menyebutkan, di saat genting seperti sekarang ini yang harusnya ditangani semua pihak adalah kasus Covid-19, kemiskinan dan pengangguran. "Kita tidak boleh lengah melihat tren kasus positif dan meninggal akibat pandemi Covid-19," kata Herzaky.

"Kita pun tidak boleh abai, masih ada permasalahan serius di bidang ekonomi di negeri ini. Kemiskinan meningkat, pengangguran meluas, sejak 2020," tambahnya.

Menurutnya, rakyat sepertinya sudah tidak sabar ingin ada perubahan. Karena itu, wajar bermunculan aspirasi di sana-sini, membicarakan berbagai nama putra-putri terbaik bangsa, yang digadang-gadang sebagai capres untuk Pilpres 2024.

Ia menyebutkan, nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang bisa bersanding dengan sejumlah nama seperti Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Ridwan Kamil serta Airlangga Hartarto dan Sandiaga Uno merupakan hal yang perlu diapresiasi positif.

"Sistem demokrasi perlu membuat ruang kontestasi yang terbuka untuk putra-putri terbaik bangsa. Biarkanlah setiap putra-putri terbaik bangsa saat ini, menunjukkan kinerja dan pengabdiannya untuk rakyat," ungkapnya.

"Baik melalui jabatannya sebagai pejabat publik, maupun untuk yang mengabdi melalui jalur pimpinan partai politik," sambungnya.

Ia menyebutkan, rakyat yang akan menilai mana yang sungguh-sungguh bekerja untuk rakyat, dan mana yang mengejar efek elektabilitas serta kepentingan kelompoknya saja.

"Janganlah menghambat, atau memotong-motong gerak putra-putri terbaik bangsa ini, dalam menunjukkan kinerja terbaiknya. Karena ada pihak-pihak yang tak siap menghadapi kontestasi terbuka dengan banyak putra-putri terbaik bangsa," pungkas Herzaky.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Rosan Roeslani: Dukungan...
Rosan Roeslani: Dukungan Prabowo Jadi Kunci Lahirnya Juara Dunia
Ketum PASI Luhut Panjaitan...
Ketum PASI Luhut Panjaitan Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang
Yenny Wahid: Dukungan...
Yenny Wahid: Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang Jadi Investasi Masa Depan Olahraga
Rekomendasi
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Prancis Favorit, Mbappe...
Prancis Favorit, Mbappe Bidik Rekor Baru saat Hadapi Irak
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Berita Terkini
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved