Mantan Pegawai KPK Ditawari Jadi ASN Polri, Komnas HAM: Berarti Rekomendasi Diterima

Senin, 04 Oktober 2021 - 19:58 WIB
loading...
Mantan Pegawai KPK Ditawari...
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menilai tawaran Kapolri merekrut 57 mantan pegawai KPK merupakan solusi. Namun, itu berarti rekomendasi Komnas HAM dan Ombudsman harus diterima. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM ) menyambut positif rencana Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengangkat 57 mantan pegawai KPK tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) menjadi ASN Polri. Rencana tersebut dinilai dapat menjadi solusi atas polemik yang terjadi.

"Kita lihat sekarang ada tawaran dari Pak Kapolri, mudah-mudahan nanti semua pihak bisa menerima itu, ya Alhamdulilah itu akan jadi solusi," kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik dalam RDP dengan Komnas HAM disiarkan pada kanal YouTube Komisi III DPR RI Channel, Senin (04/10/2021).

Taufan mengungkapkan, rencana pencarian solusi tersebut memang sudah didiskusikan Komnas HAM. Bahkan, pihaknya juga berdiskusi dengan Menko Polhukam serta Mensesneg.

Baca juga: Mantan Pegawai KPK Sambut Baik Tawaran Kapolri, Tunggu Undangan Diskusi

"Dalam diskusi kami yang terakhir dengan Pak Menko Polhukam dan juga Pak Mensesneg tempo hari memang ada tawaran untuk dicarikan solusi lain," katanya.

Namun, Taufan mengatakan, solusi yang diberikan tersebut harus dengan catatan, yakni menerima rekomendasi yang diberikan dari Komnas HAM dan Ombudsman.

"Komnas HAM tetap meminta pada Pak Menko, dalam pembicaraan kami terakhir, solusi ini juga harus dengan satu catatan bahwa berarti rekomendasi Komnas dan Ombudsman diterima. Itu kita tempo hari sampaikan," kata Taufan.

Baca juga: Polri Siapkan Posisi untuk 57 Mantan Pegawai KPK
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
4 Kombes Pol Digeser...
4 Kombes Pol Digeser Kapolri ke Dirreskrimum Polda pada Mutasi 7 Mei 2026
Pendaftaran Poltek SSN...
Pendaftaran Poltek SSN 2026 Segera Dibuka? Lulusan Bisa Jadi CPNS
Rekomendasi
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Berita Terkini
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Infografis
Johan Budi, Mantan Jubir...
Johan Budi, Mantan Jubir KPK Diangkat Jadi Komisaris Transjakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved