Yusril: Makin Banyak Diserang, Kita Harus Makin Kreatif

Minggu, 03 Oktober 2021 - 02:56 WIB
loading...
Yusril: Makin Banyak...
Yusril Ihza Mahendra terus mengembangkan kantor hukum Ihza & Ihza Law Firm. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Advokat kawakan Yusril Ihza Mahendra belakangan ini diserang sejumlah loyalis Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ). Cibiran sejumlah loyalis AHY itu menyikapi langkah Yusril mendampingi empat orang mantan kader Partai Demokrat untuk melakukan uji materi atau judicial review terhadap AD/ART Demokrat tahun 2020 ke Mahkamah Agung (MA).

Seolah tidak peduli dengan gempuran sejumlah loyalis AHY itu, Yusril justru terus mengembangkan kantor hukum Ihza & Ihza Law Firm yang dipimpinnya. Kantor hukumnya yang beralamat di Prosperity Tower District 8 SCBD dan Sunset Road Bali, Ihza & Ihza Law Firm SCBD Bali Office saat ini telah membuka divisi baru, yaitu fintech law dan digital business law.

“Digempur orang karena menjalankan profesi, itu biasa. Makin banyak diserang, kita harus makin kreatif,” kata Yusril dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (2/10/2021).

Divisi baru itu memberi layanan jasa hukum seputar pengurusan beragam izin di bidang fintech, startup fundraising, regulatory compliance dengan peraturan fintech, mergers dan acquisition fintech, data privacy, digital logistics, peer-to-peer lending, crypto currency, digital banking, internet of things, syariah fintech lending, smart city regulation dan kegiatan lain yang terkait dengan e-commerce, payment gateway, e-wallet dan e-money serta e-sport.

“Saya sendiri tidak pernah berhenti belajar untuk menguasai bidang-bidang hukum yang baru ini. Kantor kami didukung oleh para pengacara yang kompeten di bidang fintech dan digital business ini,” kata Yusril.

Baca juga: Yusril Ihza Mahendra, Penulis Naskah Pidato Pak Harto, Mensesneg Era SBY Kini Menggugat AD/ART Demokrat

Yusril mengatakan kemajuan bisnis digital harus ditopang dengan pemahaman kerangka hukum yang utuh dan menyeluruh serta analisa hukum yang mendalam dan komprehensif. “Berbagai permasalahan hukum di bisnis digital dan financial technology sudah semestinya perlu didukung dengan sumber daya dan kajian hukum terbaik. Lawyer kita, tidak boleh kalah bersaing dengan lawyer asing,” kata Yusril.

Yusril menjelaskan hal ini dikarenakan permasalahan hukum yang muncul dalam bisnis digital dan fintech sangat spesifik dan khusus, sehingga membutuhkan praktisi hukum berpengalaman dan memiliki rekam jejak yang baik di dunia digital dan fintech. Selain itu, industri fintech dan digital business sangat berperan penting dalam mendukung proses pemulihan ekonomi nasional, pertumbuhan dan digitalisasi UMKM serta inklusi dan literasi keuangan bagi masyarakat di berbagai daerah demi kesejahteraan rakyat Indonesia.

Sehingga sudah sepatutnya perlu ditopang dengan kepatuhan dan perlindungan hukum yang terjaga bagi seluruh pemangku kepentingan. “Mari memajukan Indonesia dengan menjadi smart, innovative and prosperous country,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yusril Ingatkan Kejagung...
Yusril Ingatkan Kejagung Profesional dan Transparan Tangani Kasus Febrie Adriansyah
Yusril Minta Perpres...
Yusril Minta Perpres Pertahanan Negara Dipahami Utuh: Tidak Secara Khusus Berbicara mengenai LBGTQ
Prabowo: Hukum Tidak...
Prabowo: Hukum Tidak Boleh Menjadi Alat Balas Dendam Politik
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
HUKUM MATI! DPR RI Geram,...
HUKUM MATI! DPR RI Geram, Sebut Korupsi Eks Jampidsus Sangat Memalukan
Peluang Nikita Mirzani...
Peluang Nikita Mirzani Bebas Menguat, Ahli UU ITE Nilai Ada Salah Penerapan Hukum
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Rekomendasi
Bellingham Tampar Pemain...
Bellingham Tampar Pemain Argentina karena Selebrasi Provokatif, Laga Semifinal Minim Sportivitas
Trump Akan Serahkan...
Trump Akan Serahkan Trofi Pemenang Piala Dunia 2026
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Pasok BBM ke SPBU, Ajak Masyarakat Awasi Penyalahgunaan Subsidi
Berita Terkini
Usai Rumahnya Digeledah,...
Usai Rumahnya Digeledah, Anggota BPK Bobby Rizaldi Penuhi Panggilan KPK
Besok Polisi Limpahkan...
Besok Polisi Limpahkan Don Ritto dan Barang Bukti ke Kejagung
12 Kapolda Lulusan Akpol...
12 Kapolda Lulusan Akpol 1994 Teman Satu Angkatan Kakortastipidkor Polri Irjen Pol Totok Suharyanto
Prabowo Minta Pembenahan...
Prabowo Minta Pembenahan Program MBG Dilakukan Cermat, Termasuk Anggaran per Porsi
Sikapi Sidang Praperadilan...
Sikapi Sidang Praperadilan Roy Suryo, Rismon: Dugaan Rekayasa Digital Bisa Dibuktikan Tanpa Saksi Mata
Profil Rudi Setiawan,...
Profil Rudi Setiawan, Lulusan Akpol 1993 yang Dilantik sebagai Irjen Kementerian Imipas
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved