PON XX, Atensi Negara dan Harga Diri Papua

Sabtu, 02 Oktober 2021 - 05:55 WIB
loading...
PON XX, Atensi Negara...
Presiden Jokowi membeli noken dari penjual di pinggir Jalan Raya Hawai Sentani, Jayapura, Papua, Jumat (01/10/2021). FOTO/BPMI Setpres/Laily
A A A
Hari ini, Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Papua akan resmi dibuka. Sore kemarin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan membuka ajang olah raga terakbar di Indonesia ini pun telah tiba di Jayapura.

Seperti halnya di tempat lain, Jokowi selalu kental dengan aktivitas nonprotokoler. Saat perjalanan dari Bandara Sentani ke hotel di Jayapura, mobil Jokowi tiba-tiba berhenti. Jokowi menemui warga secara spontan. Dua noken atau tas rajut khas Papua pun dibelinya dari seorang pedagang bernama Paulina Adi. Entah mimpi apa Ibu Paulina ini. Yang jelas, selain barang jualannya dibeli dengan harga tak biasa, tentu dia tak akan pernah melupakan kejadian sore kemarin sepanjang hidupnya. Lebih bahagia lagi, sang presiden langsung memakai noken tersebut di depannya.

Kelegaan dan kebahagiaan tentu tak hanya dirasakan Paulina semata. PON ke-XX yang digelar di tanah Papua menjadikan masyarakat setempat begitu riang sekaligus terhormat. Bagi sebagian warga Papua ataupun masyarakat Indonesia umumnya, menjadikan Papua sebagai tuan rumah event olahraga nasional ini awalnya tentu seolah khayalan semata.

Mereka tak menyangka Papua dipilih. Munculnya pandangan itu tak berlebihan. Fasilitas olahraga yang minim, sarana dan infrastruktur yang kurang, hingga sumber daya yang terbatas adalah fakta di Papua selama ini. Belum lagi, wilayah Papua yang di ujung timur Indonesia rasanya kurang layak untuk menjadi lokasi PON.

Namun berbagai keterbatasan yang ada di Papua ternyata bukanlah menjadi penghalang. Pemerintah justru berbulat tekad kompetisi olahraga level nasional ini harus tetap dgelar di Papua. Bahkan, sederet keterbatasan itu justru dijadikan pengungkit (leverage) untuk membangun Papua menjadi lebih baik.

Komitmen tinggi pemerintah inilah yang menjadikan PON ke-XX tak sekadar menjadi event terakbar yang pernah dirasakan masyarakat setempat, namun juga sejarah besar perjalanan Papua. Atensi besar yang diikuti dengan pendirian sederet sarana olahraga (venue) dan fasilitas ini pun melengkapi komitmen pemerintahan Jokowi yang tak henti membangun berbagai infrastruktur di Papua selama ini.

Kendati tak diliputi keriuhan, diakui atau tidak, telah banyak program pemerintahan Jokowi yang memberikan atensi besar bagi kemajuan dan kemakmuran Papua. Terakhir, pemerintah dan DPR pun telah satu suara untuk memberikan perpanjangan dana Otsus Papua hingga 2041 mendatang. Melalui revisi UU No 21/2001 tentang Otonomi Khusus Provinsi Papua, juga disepakati besaran dinaikkan menjadi 2,25% dari awalnya 2%.

Meski belum ideal, namun di balik ini tampak ada komitmen besar pemerintah untuk memberikan rasa keadilan kepada masyarakat Papua secepatnya. Konsekuensinya, pembangunan demi pembangunan digencarkan demi pemerataan keadilan tersebut. Keadilan ini juga nyata terlihat ketika pemerintah memutuskan lokasi PON Papua terbagi hingga di empat wilayah, yakni di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika dan Merauke. Ini tak pernah terjadi di PON-PON sebelumnya. Di tiap wilayah ini, selain akhirnya dibangun venue-venue anyar, juga dilengkapi sarana pendukung seperti wisma atlet yang ke depan sangat bermanfaat khususnya dalam pengembangan olahraga bagi daerah setempat.

Gelaran PON yang resmi dibuka Jokowi hari ini dari Stadion Lukas Enembe, Kota Jayapura pun sejatinya adalah serpihan komitmen besar pemerintah itu. Langkah ini tentu belum final. Dibutuhkan kesungguhan sekaligus rasa tanggung jawab yang besar dalam pelaksanaannya.

Dengan fakta itu, PON jelas sejatinya adalah kehormatan besar bagi masyarakat Papua. Dari event inilah, sesungguhnya menjadi potret atas harga diri yang saatnya dijunjung tinggi, hingga menjadi setara dengan warga lain di berbagai belahan bumi Indonesia.
(ynt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
Tim Kolaborasi Film...
Tim Kolaborasi Film Pesta Babi Buka Suara setelah Mama Sinta Lapor Polisi
Yorrys Raweyai Soroti...
Yorrys Raweyai Soroti Eksploitasi Hutan di Tanah Papua dan Dorong Pembentukan Pansus
Kritik dalam Film Pesta...
Kritik dalam Film Pesta Babi Jadi Bahan Evaluasi Pembangunan di Papua
Ketum Gerakan Cinta...
Ketum Gerakan Cinta Prabowo Sebut Film Pesta Babi Provokatif
Pengamat Militer: Pembangunan,...
Pengamat Militer: Pembangunan, Keamanan, dan Keadilan Sosial Kunci Atasi Konflik Papua
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Rekomendasi
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved