Sekjen PBNU: Pancasila Harus Dipertahankan di Tengah Ancaman Ideologi Transnasional

Jum'at, 01 Oktober 2021 - 15:14 WIB
loading...
Sekjen PBNU: Pancasila...
Sekjen PBNU Ahmad Helmy Faishal Zaini mengatakan, Pancasila harus dipertahankan di tengah ancaman ideologi transnasional. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Pancasila sebagai dasar negara harus terus dikawal dan dipertahankan di tengah berbagai ancaman ideologi transnasionalisme di setiap zaman.

Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Helmy Faishal Zaini menanggapi Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober. Menurut Helmy, peringatan ini merupakan sebuah momentum bersejarah saat negara sedang menghadapi ancaman pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada 1965.

Negara dengan Pancasila, kata Helmy, telah berhasil melawan pemberontakan dari kelompok berideologi transnasionalisme itu. Karenanya, perlu ada upaya intensif dan sistematis untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam kehidupan sehari-hari.
"NU memiliki komitmen kuat dan perhatian yang lebih dalam implementasi nilai-nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari. Bagi NU, prinsip yang dipegang adalah ikhtiar untuk mengawal, melestarikan, dan mempertahankan Pancasila sebagai falsafah bangsa, dasar negara, dan konsensus nasional patut didukung di tengah ancaman ideologi transnasionalisme yang merapuhkan sendi-sendi keutuhan bangsa dan persatuan nasional," kata Helmy mengutip laman resmi NU Online, Jumat (1/10/2021).

Helmy berpandangan, NU telah bersepakat menjadikan Pancasila sebagai konsensus kebangsaan yang bersifat final. Hal itu terjadi dalam Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama di Situbondo pada 1983. Kemudian putusan itu dikukuhkan dalam Muktamar ke-27 NU di Situbondo pada 1984. "NU memutuskan bahwa tidak ada pertentangan antara Islam dengan Pancasila,” ujar Helmy.

Selain itu, kata Helmy, Pancasila telah didudukkan sebagai falsafah dasar yang menjadi pedoman untuk mewujudkan negara Indonesia yang merdeka, berdaulat, adil, dan makmur dengan berbagai cita-cita negara Indonesia merdeka. "Tujuannya melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia,” kata Helmy.

Dengan begitu, lanjutnya, momentum Hari Kesaktian Pancasila ini harus dijadikan sebagai wahana bagi seluruh warga bangsa untuk mampu berpikir, berperilaku, dan bergerak secara positif sehingga dapat mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. "Momentum hari kesaktian Pancasila juga menjadi penting untuk melihat sejauh apa implementasi sila-sila di dalam Pancasila, sehingga upaya pemaknaan itu akan menjadi produktif jika langsung ditindaklanjuti dengan aksi nyata mengamalkan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," tegas Helmy.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Ketenagakerjaan...
Menteri Ketenagakerjaan Kukuhkan Pengurus SPPSI Jakarta
Apa Saja Latar Belakang...
Apa Saja Latar Belakang Terjadinya G30S PKI? Ada 5 Penyebab
Peringatan Hari Kesaktian...
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Ansor Siap Kawal Pemerintahan ke Depan
Sebut Megawati dan Prabowo...
Sebut Megawati dan Prabowo Sangat Ingin Bertemu, Puan: Secepatnya
Isi Lengkap Ikrar Hari...
Isi Lengkap Ikrar Hari Kesaktian Pancasila yang Dibacakan Puan Maharani
Presiden Jokowi Pimpin...
Presiden Jokowi Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya Pagi Ini
5 Contoh Sambutan untuk...
5 Contoh Sambutan untuk Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Perjuangkan Ekonomi...
Perjuangkan Ekonomi Pancasila, Prabowo Tegaskan Komitmennya Berantas Korupsi
Etika Penyelenggara...
Etika Penyelenggara Negara Rapuh Akibat Kaderisasi Pemimpin Tak Berjalan
Rekomendasi
Korban Gempa Myanmar...
Korban Gempa Myanmar Bertambah, 144 Orang Tewas dan 730 Terluka
Penumpang KA di Stasiun...
Penumpang KA di Stasiun Semarang Tawang Dihibur Musik Piano Klasik
Jalur Pantura Demak...
Jalur Pantura Demak Terendam Banjir Rob, Arus Mudik Tersendat
Berita Terkini
Karier Mantan Panglima...
Karier Mantan Panglima TNI Yudo Margono Setelah Pensiun, Pernah Berencana Jadi Petani
1 jam yang lalu
Sistem Talun Khas Indonesia...
Sistem Talun Khas Indonesia Ditampilkan di Amesterdam lewat Kopi
5 jam yang lalu
Arus Mudik Malam Ini,...
Arus Mudik Malam Ini, 40.000 Kendaraan Keluar dari Gerbang Tol Kalikangkung Semarang
6 jam yang lalu
Bursa Panglima TNI,...
Bursa Panglima TNI, Wakasal Erwin S. Aldedharma Berpeluang Jadi Calon Kuat
6 jam yang lalu
PMII dan Tantangan Kaderisasi...
PMII dan Tantangan Kaderisasi di Era Ketidakpastian
6 jam yang lalu
Pemudik Diimbau Waspadai...
Pemudik Diimbau Waspadai Jalur Tol Fungsional Semarang-Yogyakarta
7 jam yang lalu
Infografis
Petinju Legendaris George...
Petinju Legendaris George Foreman Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved