Pangkostrad Sebut Provokasi Justru Mirip Gaya PKI

Kamis, 30 September 2021 - 20:33 WIB
loading...
Pangkostrad Sebut Provokasi...
Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdulrachman mengatakan mereka yang kerap melakukan provokasi itulah yang mirip gaya PKI di masa lalu. Foto/youtube
A A A
JAKARTA - Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman mengatakan seharusnya masyarakat Indonesia bersyukur memiliki Pancasila . Berkat ideologi bangsa tersebut, Indonesia yang memiliki banyak perbedaan satu sama lain bisa dipersatukan dan hidup berdampingan dengan damai.

Karena itu, Dudung mengingatkan jangan sampai ada provokasi yang justru mengarahkan pada perpecahan. ”Ini yang perlu disampaikan kepada seluruh masyarakat. Jangan karena ada kepentingan politik, kepentingan pribadi, karena frustasi dan sebagainya, akhirnya menggunakan medsos untuk memprovokasi," kata Dudung dalam diskusi virtual, Kamis (30/9/2021).

Dia menjelaskan, justru orang-orang yang memprovokasi itulah menyerupai gaya Partai Komunis Indonesia (PKI) zaman dulu. Efek yang ditimbulkan akibat provokasi itu, kata Dudung yakni terjadinya saling curiga dan saling menyalahkan. "Apa pun yang kita lakukan seakan akan tidak akan benar," tuturnya.

Baca juga: Pastikan TNI Solid, Letjen Dudung: Jangan karena Frustrasi Pribadi lalu Memprovokasi

Beruntung sekali, Dudung mengatakan TNI sebagai benteng pertahanan negara sangat solid menghadapi beragam ancaman ideologi, dari ekstrem kiri maupun ekstrem kanan yang berupaya mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.

Kendati tidak menyebut nama, pernyataan Dudung soal ideologi ini tak bisa dipisahkan dari responsnya terhadap pernyataan mantan Pangima TNI Gatot Nurmantyo sebelumnya. Gatot mencurigai ada infitrasi alias penyusupan di tubuh TNI untuk menghilangkan catatan paling kelam dalam sejarah Indonesia, yaitu G30S/PKI.

Baca juga: Addie MS Ungkap Sepak Terjang Letjen Dudung, Bekali Prajurit dengan 2 Kain Kafan di Aceh

Gatot menguatkan kecurigaannya dengan bukti hilangnya patung Jenderal TNI AH Nasution (Menko KSAB), Mayjen TNI Soeharto (Panglima Kostrad), dan Kolonel Inf Sarwo Edhie Wibowo (Komandan RPKAD) dari Museum Kostrad. Tetapi hal ini segera dibantah Dudung.

Ketiga patung saksi sejarah terjadinya G30S/PKI tersebut bukan sengaja dihilangkan tetapi memang diambil penggasnya, yaitu Letjen TNI (Purn) AY Nasution, pangkostrad 2011-2012.

"Itu sama sekali tidak benar. Saya dan Letjen TNI (Purn) AY Nasution mempunyai komitmen yang sama tidak akan melupakan peristiwa terbunuhnya para jenderal senior TNI AD. Seharusnya tabayyun dulu sebelum membuat pernyataan,” kata Dudung,
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ryamizard Ryacudu di...
Ryamizard Ryacudu di Mata Gatot Nurmantyo dan Hadi Tjahjanto
Fadli Zon Tepis Soeharto...
Fadli Zon Tepis Soeharto Pelaku Genosida: Enggak Pernah Terbukti
Singgung Maju Mundur...
Singgung Maju Mundur Komite Reformasi Polri, Gatot Nurmantyo Bicara Mafia
Idealisme Eks Tapol...
Idealisme Eks Tapol PKI Asal Jawa di Pulau Buru Maluku
G30S/PKI Cukup Jadi...
G30S/PKI Cukup Jadi Sejarah, Hasnuryadi: Tak Boleh Terjadi Lagi
Diiringi Lagu Gugur...
Diiringi Lagu Gugur Bunga, Prabowo-Gibran Tinjau Sumur Maut Lubang Buaya
Mengulas Kembali Tragedi...
Mengulas Kembali Tragedi Kelam Lubang Buaya: Fakta yang Terjadi
Ini Perbedaan Sejarah...
Ini Perbedaan Sejarah Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Lahir Pancasila yang Sering Disalahpahami
Profil Djamari Chaniago,...
Profil Djamari Chaniago, Mantan Pangkostrad yang Dilantik Jadi Menko Polkam
Rekomendasi
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Mengapa Batmobile Tumbler...
Mengapa Batmobile Tumbler Seharga Rp 53,5 Miliar Menjadi Mobil Terlangka di Dunia?
8 Fakta Kasus Penyekapan...
8 Fakta Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Taufik Hidayat, Korban Hilang Sejak 2 Tahun Lalu
Berita Terkini
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Mahasiswa UBK Desak...
Mahasiswa UBK Desak Pengurus BEM yang Bertemu Gibran Mundur dari Jabatan karena Diduga Terima Uang
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved