Menguak Alasan PKI Incar Para Jenderal Angkatan Darat
Kamis, 30 September 2021 - 18:30 WIB
loading...
A
A
A
Di tahun 1948, meletus Peristiwa Madiun yang melibatkan para golongan kiri seperti PBI (Partai Buruh Indonesia), Partai Sosialis, dan FDR (Front Demokrasi Rakyat) yang di dalamnya terdapat anggota PKI. Mereka diduga melakukan pemberontakan dengan cara mendirikan pemerintahan Uni Soviet-Indonesia di Madiun.
Oleh karenanya, pemerintah gencar melakukan operasi militer. Penumpasan ini berhasil, hingga kaum kiri tercerai-berai. Suhu panas PKI-AD pun kian terasa. Jajaran Angkatan Darat merasa bahwa antikomunisme selalu melekat dalam kesatuan dan diri masing-masing perwira. Komunis adalah musuh utama bagi Angkatan Darat.
Semakin Keruh
Persaingan PKI dan AD semakin kental di tahun 1965. Mengutip buku ‘Gerakan Makar G 30 S/PKI’ karya Arin Kusumaningrum, saat itu AD menolak pembentukan Angkatan Kelima yang diinisiasi PKI. Jenderal Nasution dan Letjen Ahmad Yani, adalah dua petinggi Angkatan Darat yang lantang menolak masuknya kaum komunis ke dalam ranah angkatan bersenjata.
Merasa geram, PKI menguapkan isu adanya 'Dewan Jenderal' yang berencana untuk menggeser posisi Soekarno. Hal itu yang kemudian semakin menguatkan niat untuk melakukan penculikan.
Baca juga: Detik-detik Pasukan Sintong Panjaitan Lumpuhkan PKI, Senyap dan Secepat Kilat
Oleh karenanya, pemerintah gencar melakukan operasi militer. Penumpasan ini berhasil, hingga kaum kiri tercerai-berai. Suhu panas PKI-AD pun kian terasa. Jajaran Angkatan Darat merasa bahwa antikomunisme selalu melekat dalam kesatuan dan diri masing-masing perwira. Komunis adalah musuh utama bagi Angkatan Darat.
Semakin Keruh
Persaingan PKI dan AD semakin kental di tahun 1965. Mengutip buku ‘Gerakan Makar G 30 S/PKI’ karya Arin Kusumaningrum, saat itu AD menolak pembentukan Angkatan Kelima yang diinisiasi PKI. Jenderal Nasution dan Letjen Ahmad Yani, adalah dua petinggi Angkatan Darat yang lantang menolak masuknya kaum komunis ke dalam ranah angkatan bersenjata.
Merasa geram, PKI menguapkan isu adanya 'Dewan Jenderal' yang berencana untuk menggeser posisi Soekarno. Hal itu yang kemudian semakin menguatkan niat untuk melakukan penculikan.
Baca juga: Detik-detik Pasukan Sintong Panjaitan Lumpuhkan PKI, Senyap dan Secepat Kilat
Lihat Juga :