Salim Segaf PKS dan Ridwan Kamil Panen Bareng di Sawah
Selasa, 28 September 2021 - 18:51 WIB
loading...
A
A
A
Dirinya pun berharap agar negara melindungi petani dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraannya. Salim meminta tata niaga komoditas pertanian berpihak pada kepentingan petani.
"Jangan ada lagi impor beras justru saat panen raya. Negara harus melindungi petani. Ini tanggung jawab pemerintah membantu petani sesuai amanat UU No.19/2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani," katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, masa depan dunia adalah ketahanan pangan. Indonesia memiliki potensi luar biasa dari sektor pertanian. Sehingga, Indonesia ke depan bisa menjadi negara besar jika keberpihakan terhadap petani dilakukan.
"PKS pernah mengirim Pak Anton Apriantono sebagai Menteri Pertanian dan berhasil melakukan swasembada beras sehingga tak perlu impor beras," imbuhnya.
Sementara itu, Gubernur Ridwan Kamil mengungkapkan Jawa Barat sudah surplus produksi padi dan bahkan bisa mengirim 1 ton lebih untuk nasional. Dia mengamini jika masa depan dunia adalah food security.
"Jangan ada lagi impor beras justru saat panen raya. Negara harus melindungi petani. Ini tanggung jawab pemerintah membantu petani sesuai amanat UU No.19/2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani," katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, masa depan dunia adalah ketahanan pangan. Indonesia memiliki potensi luar biasa dari sektor pertanian. Sehingga, Indonesia ke depan bisa menjadi negara besar jika keberpihakan terhadap petani dilakukan.
"PKS pernah mengirim Pak Anton Apriantono sebagai Menteri Pertanian dan berhasil melakukan swasembada beras sehingga tak perlu impor beras," imbuhnya.
Sementara itu, Gubernur Ridwan Kamil mengungkapkan Jawa Barat sudah surplus produksi padi dan bahkan bisa mengirim 1 ton lebih untuk nasional. Dia mengamini jika masa depan dunia adalah food security.
Lihat Juga :