Gatot Nurmantyo Tuding Kostrad Disusupi PKI, Pangkostrad: Seharusnya Klarifikasi Dulu
Senin, 27 September 2021 - 21:26 WIB
loading...
Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman menyangkal pernyataan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo yang menyebut Kostrad sudah disusupi PKI. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pernyataan mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo yang menyebut Kostrad telah disusupi Partai Komunis Indonesia (PKI) disangkal Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman.
“Itu tudingan yang keji terhadap kami,” ujar mantan Pangdam Jaya melalui keterangan tertulisnya, Senin (27/9/2021).
Dudung juga menjawab tudingan Gatot terkait penghilangan patung sejumlah tokoh di Museum Darma Bhakti Kostrad. "Tidak benar tudingan bahwa karena patung diorama itu sudah tidak ada, diindikasikan bahwa AD telah disusupi oleh PKI," ungkapnya.Baca juga: Kostrad Sangkal Pernyataan Gatot Nurmantyo Soal Hilangnya Patung Soeharto di Makostrad
Dudung mempertanyakan kenapa Gatot tak menanyakan langsung kepada dirinya terkait kasus tersebut. Dia menjelaskan, semestinya Gatot melakukan tabayyun menurut ajaran Islam agar tak terjadi prasangka buruk bahkan fitnah yang mengakibatkan kegaduhan.Baca juga: Pangkostrad Jawab Tudingan Gatot Nurmantyo soal Hilangnya 3 Patung di Museum Kostrad
"Seharusnya Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo selaku senior kami di TNI, terlebih dahulu melakukan klarifikasi dan bisa menanyakan langsung kepada kami selaku Panglima Kostrad. Dalam Islam disebut tabayun," jelasnya.
“Itu tudingan yang keji terhadap kami,” ujar mantan Pangdam Jaya melalui keterangan tertulisnya, Senin (27/9/2021).
Dudung juga menjawab tudingan Gatot terkait penghilangan patung sejumlah tokoh di Museum Darma Bhakti Kostrad. "Tidak benar tudingan bahwa karena patung diorama itu sudah tidak ada, diindikasikan bahwa AD telah disusupi oleh PKI," ungkapnya.Baca juga: Kostrad Sangkal Pernyataan Gatot Nurmantyo Soal Hilangnya Patung Soeharto di Makostrad
Dudung mempertanyakan kenapa Gatot tak menanyakan langsung kepada dirinya terkait kasus tersebut. Dia menjelaskan, semestinya Gatot melakukan tabayyun menurut ajaran Islam agar tak terjadi prasangka buruk bahkan fitnah yang mengakibatkan kegaduhan.Baca juga: Pangkostrad Jawab Tudingan Gatot Nurmantyo soal Hilangnya 3 Patung di Museum Kostrad
"Seharusnya Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo selaku senior kami di TNI, terlebih dahulu melakukan klarifikasi dan bisa menanyakan langsung kepada kami selaku Panglima Kostrad. Dalam Islam disebut tabayun," jelasnya.
Lihat Juga :