Pangkostrad Jawab Tudingan Gatot Nurmantyo soal Hilangnya 3 Patung di Museum Kostrad
Senin, 27 September 2021 - 21:14 WIB
loading...
A
A
A
Dudung menolak jika penarikan patung tersebut dikatakan sebagai upaya melupakan sejarah pemberontakan G30S/PKI. Dudung menegaskan, baik dirinya dan AY Nasution memiliki komitmen yang sama untuk tidak sama sekali melupakan sejarah.
"Itu sama sekali tidak benar. Saya dan Letjen TNI (Purn) AY Nasution mempunyai komitmen yang sama tidak akan melupakan peristiwa terbunuhnya para jenderal senior TNI AD dan perwira pertama Kapten Piere Tendean dalam peristiwa itu," jelasnya.
Baca juga: Kostrad Sangkal Pernyataan Gatot Nurmantyo Soal Hilangnya Patung Soeharto di Makostrad
Dia mengatakan, foto-foto yang berkaitan peristiwa serta barang-barang milik eks Panglima Kostrad Soeharto saat peristiwa 1965 itu masih tersimpan dengan baik di museum tersebut.
"Hal ini sebagai pembelajaran agar bangsa ini tidak melupakan peristiwa pemberontakan PKI dan terbunuhnya pimpinan TNI AD serta Kapten Piere Tendean," pungkasnya.
"Itu sama sekali tidak benar. Saya dan Letjen TNI (Purn) AY Nasution mempunyai komitmen yang sama tidak akan melupakan peristiwa terbunuhnya para jenderal senior TNI AD dan perwira pertama Kapten Piere Tendean dalam peristiwa itu," jelasnya.
Baca juga: Kostrad Sangkal Pernyataan Gatot Nurmantyo Soal Hilangnya Patung Soeharto di Makostrad
Dia mengatakan, foto-foto yang berkaitan peristiwa serta barang-barang milik eks Panglima Kostrad Soeharto saat peristiwa 1965 itu masih tersimpan dengan baik di museum tersebut.
"Hal ini sebagai pembelajaran agar bangsa ini tidak melupakan peristiwa pemberontakan PKI dan terbunuhnya pimpinan TNI AD serta Kapten Piere Tendean," pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :