Kemnaker Tinjau Lokasi Pilot Project Kawasan Agromaritim Teluk Weda
Senin, 27 September 2021 - 17:29 WIB
loading...
A
A
A
Kemnaker, lanjut Caswiyono, selain melatih dan menempatkan orang, juga memiliki tugas memperluas kesempatan kerja bagi orang. Selama ini, Kemnaker memiliki program perluasan kesempatan kerja di dalam hubungan kerja dan di luar hubungan kerja atau kewirausahaan atau tenaga kerja mandiri.
Caswiyono menambahkan dalam menjalankan perluasan kesempatan kerja tersebut, Kemnaker menggandeng Institut Pertanian Bogor sebagai pendamping dan industri pengolahan logam nikel atau PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP).
"Kemnaker ingin masyarakat di seputar kawasan industri Weda tidak hanya menjadi penonton semata. Selain sebagian bekerja di IWIP, Kemnaker pun ingin memastikan masyarakat sekitar IWIP terberdayakan dan lebih sejahtera serta memperoleh nilai tambah dari investasi yang masuk di kawasan Weda," kata Caswiyono.
Sementara Kades Fadli Siradjuddin mengatakan mayoritas warganya memiliki mata pencarian sebagai petani. Namun karena gagal, akhirnya sebagian warganya beralih profesi dari bercocok tanam menjadi menggeluti budidaya ikan tawar.
"Adanya pilot project ini, saya sebagai kepala desa berterima kasih sekali kepada Tim pilot project berbasis kawasan. Saya berharap pilot project ini dapat mengembangkan pendapatan warga Kulo Jaya," kata Fadli seraya mengatakan siap menyediakan lahan 10 hektar. CM
Caswiyono menambahkan dalam menjalankan perluasan kesempatan kerja tersebut, Kemnaker menggandeng Institut Pertanian Bogor sebagai pendamping dan industri pengolahan logam nikel atau PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP).
"Kemnaker ingin masyarakat di seputar kawasan industri Weda tidak hanya menjadi penonton semata. Selain sebagian bekerja di IWIP, Kemnaker pun ingin memastikan masyarakat sekitar IWIP terberdayakan dan lebih sejahtera serta memperoleh nilai tambah dari investasi yang masuk di kawasan Weda," kata Caswiyono.
Sementara Kades Fadli Siradjuddin mengatakan mayoritas warganya memiliki mata pencarian sebagai petani. Namun karena gagal, akhirnya sebagian warganya beralih profesi dari bercocok tanam menjadi menggeluti budidaya ikan tawar.
"Adanya pilot project ini, saya sebagai kepala desa berterima kasih sekali kepada Tim pilot project berbasis kawasan. Saya berharap pilot project ini dapat mengembangkan pendapatan warga Kulo Jaya," kata Fadli seraya mengatakan siap menyediakan lahan 10 hektar. CM
(ars)
Lihat Juga :