Polri Harus Evaluasi Strategi Keamanan di Papua Pascaserangan KKB ke Nakes

Sabtu, 25 September 2021 - 12:49 WIB
loading...
Polri Harus Evaluasi...
Kompolnas menyatakan Polri harus melakukan evaluasi kebijakan strategi keamanan di Papua. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyatakan Polri harus melakukan evaluasi kebijakan strategi keamanan di Papua, menyusul serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap Tenaga Kesehatan (Nakes).

"Kebijakan dan strategi keamanan di Papua harus perbarui dan benahi," kata anggota Kompolnas Yusuf Warsyim dalam acara diskusi virtual Polemik MNC Trijaya bertajuk 'Peduli Lindungi Nakes Di Daerah Konflik', Jakarta, Sabtu (25/9/2021).

Yusuf menyebut, para nakes hanya menjalankan tugas kemanusiaan. Oleh karenanya pengamanan dan keselamatan jiwa nakes sangat bergantung pada strategi keamanan dari aparat kepolisian. "Mereka jalankan tugas kemanusiaan harus dilindungi. Dalam konteks ini perlindungan hukum dan kemanan sangat terhantung bagaimana kebijakan dan strategi keamanan di Papua ketika menghadapi KKB," ujar Yusuf. Baca juga: Diteror KKB, Evakuasi 17 Warga Distrik Kiwirok dengan Pesawat Dikawal Satgas Nemangkawi

Yusuf mengakui, Polri sebagai leading sector keamanan di Papua dibantu TNI sudah menjalankan tugasnya secara maksimal. Namun, memang harus ada evaluasi soal strategi keamanan dalam menghadapi kelompok separatis. "Polri tetap bertugas menjaga keamanan di Papua. Istilah KKB itukan pendekatannya penegakan hukum. Sampai sejauh ini Polri masih kerja profesional, tanggung jawab, ada sampai hari ni masih kondusif," ucap Yusuf. Baca juga: Senjata KKB Ternyata Dipasok Oknum ASN Pemkab Yahukimo

Seperti diketahui, sekelompok simpatisan KST menyerang dan membakar Puskesmas Kiwirok, pada Senin 13 September 2021 lalu. Suster Gabreilla Meilani, seorang tenaga kesehatan di Puskesmas Kiwirok, gugur dalam serangan tersebut. Serangan ini juga membuat empat nakes luka-luka dan seorang nakes bernama Gerald Sokoy belum ditemukan.

Sementara itu, 11 warga yang dievakuasi dari Distrik Kiwirok menggunakan pesawat terbang pada Sabtu pagi sekitar pukul 09.00 WIT tiba di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Kapolri: Banyak Pejabat...
Kapolri: Banyak Pejabat Kirim WA Minta Titipan Lolos Akpol
Penguatan Kompolnas...
Penguatan Kompolnas Jadi Jantung Reformasi Polri Antar Rangga Afianto Raih Doktor Kepolisian
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Rekomendasi
Siomay hingga Bakso...
Siomay hingga Bakso Ternyata Tinggi Garam, Menkes Ingatkan Risiko Hipertensi
Jangan Cuma Istri, Suami...
Jangan Cuma Istri, Suami Juga Harus Periksa Kesuburan saat Program Hamil
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Berita Terkini
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Tak Ditahan, Roy Suryo...
Tak Ditahan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikenakan Wajib Lapor
BPOM: 99,76 Persen AMDK...
BPOM: 99,76 Persen AMDK Merupakan Produk Dalam Negeri
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved