Jalan Berliku Azis Syamsuddin: Digeledah, Dicegah Hingga Akhirnya Tersangka dan Ditahan
Sabtu, 25 September 2021 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
Azis Syamsuddin dicegah untuk bepergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan sejak 27 April 2021. Azis dicegah berpergian ke luar negeri dalam rangka kepentingan percepatan pemeriksaan dan menggali bukti-bukti lain. "Langkah pencegahan ke luar negeri ini tentu dalam rangka kepentingan percepatan pemeriksaan dan menggali bukti-bukti lain, agar pada saat diperlukan untuk dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan pihak-pihak tersebut tetap berada diwilayah Indonesia," ucap Ali.
Berjalannya waktu, KPK dikabarkan telah menetapkan Azis Syamsuddin sebagai tersangka. Hal itu sejalan dengan adanya informasi dari Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri. Ali menginformasikan bahwa KPK saat ini sedang melakukan penyidikan atas kasus suap terkait penanganan perkara di Lampung Tengah. "KPK saat ini sedang melakukan penyidikan perkara dugaan TPK pemberian hadiah atau janji terkait penanganan perkara TPK yang ditangani oleh KPK di Kabupaten Lampung Tengah," kata Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Kamis, 23 September 2021.
Setelah melakukan serangkaian penggeledahan di sejumlah tempat, KPK akhirnya memanggil Azis Syamsuddin untuk diperiksa penyidik pada Jumat, 24 September 2021, kemarin. Namun, Azis tidak menghadiri panggilan tersebut dengan alasan isolasi mandiri. Tidak hanya itu, Azis juga mengajukan surat penundaan pemeriksaan ke KPK.
Tak ingin buruannya lepas, KPK kemudian mengambil langkah tegas dengan memburu Azis Syamsuddin. Tim KPK akhirnya menemukan Azis Syamsuddin di rumah orangtuanya di Jalan Gedung Hijau II, No. 11, RT 02/13, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Jumat (24/9/2021).
KPK bersama Tim Covid-19 kemudian memeriksa kondisi kesehatan Azis Syamsuddin. Setelah menjalani swab antigen dan dinyatakan negatif, Azis Syamsuddin langsung digelandang ke Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan hingga akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. "Tim Penyidik melakukan penahanan kepada tersangka untuk 20 hari pertama, terhitung mulai tanggal 24 September sampai dengan 13 Oktober 2021 di Rutan Polres Jakarta Selatan," ujar Ketua Firli Bahuri, tadi malam.
Berjalannya waktu, KPK dikabarkan telah menetapkan Azis Syamsuddin sebagai tersangka. Hal itu sejalan dengan adanya informasi dari Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri. Ali menginformasikan bahwa KPK saat ini sedang melakukan penyidikan atas kasus suap terkait penanganan perkara di Lampung Tengah. "KPK saat ini sedang melakukan penyidikan perkara dugaan TPK pemberian hadiah atau janji terkait penanganan perkara TPK yang ditangani oleh KPK di Kabupaten Lampung Tengah," kata Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Kamis, 23 September 2021.
Setelah melakukan serangkaian penggeledahan di sejumlah tempat, KPK akhirnya memanggil Azis Syamsuddin untuk diperiksa penyidik pada Jumat, 24 September 2021, kemarin. Namun, Azis tidak menghadiri panggilan tersebut dengan alasan isolasi mandiri. Tidak hanya itu, Azis juga mengajukan surat penundaan pemeriksaan ke KPK.
Tak ingin buruannya lepas, KPK kemudian mengambil langkah tegas dengan memburu Azis Syamsuddin. Tim KPK akhirnya menemukan Azis Syamsuddin di rumah orangtuanya di Jalan Gedung Hijau II, No. 11, RT 02/13, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Jumat (24/9/2021).
KPK bersama Tim Covid-19 kemudian memeriksa kondisi kesehatan Azis Syamsuddin. Setelah menjalani swab antigen dan dinyatakan negatif, Azis Syamsuddin langsung digelandang ke Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan hingga akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. "Tim Penyidik melakukan penahanan kepada tersangka untuk 20 hari pertama, terhitung mulai tanggal 24 September sampai dengan 13 Oktober 2021 di Rutan Polres Jakarta Selatan," ujar Ketua Firli Bahuri, tadi malam.
(cip)
Lihat Juga :