Dikabarkan Tersangka, Azis Syamsuddin Muncul di Suap Lampung Tengah hingga Tanjungbalai

Kamis, 23 September 2021 - 16:31 WIB
loading...
Dikabarkan Tersangka,...
Dikabarkan Tersangka, Azis Syamsuddin Muncul di Suap Lampung Tengah hingga Tanjungbalai
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI asal Golkar Azis Syamsuddin ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Azis Syamsuddin diduga terjerat kasus dugaan suap terkait pengurusan perkara yang sedang ditangani KPK di Kabupaten Lampung Tengah.

Dugaan tersebut menguat setelah Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri menginformasikan pihaknya sedang melakukan penyidikan atas kasus suap terkait penanganan perkara di Lampung Tengah. Sejalan dengan proses penyidikan tersebut, maka otomatis KPK sudah menetapkan tersangka dalam kasus ini.

"KPK saat ini sedang melakukan penyidikan perkara dugaan TPK pemberian hadiah atau janji terkait penanganan perkara TPK yang ditangani oleh KPK di Kabupaten Lampung Tengah," kata Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Kamis (23/9/2021).

Baca juga: Azis Syamsuddin Dikabarkan Tersangka, Besok Diperiksa KPK

Sayangnya, Ali masih enggan membeberkan secara detail siapa saja tersangka dalam perkara tersebut. Pun demikian terkait konstruksi perkaranya. KPK akan mengumumkan tersangka serta membeberkan secara detail konstruksi perkara setelah adanya proses penangkapan dan penahanan. "Pengumuman tersangka, akan kami sampaikan pada saat dilakukan upaya paksa penangkapan dan/atau penahanan," imbuhnya.

Nama Azis Syamsuddin sendiri sudah sering muncul dalam sejumlah kasus dugaan korupsi yang ditangani KPK. Salah satunya, dalam perkara korupsi yang menjerat mantan Bupati Lampung Tengah, Mustafa.

Bersama mantan Direktur PT Jasa Lampung Utama (LJU) Aliza Gunado, nama Azis muncul dalam sidang korupsi Mustafa pada 11 Februari 2021. Mantan Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Lampung Tengah Taufik Rahman bersaksi dalam sidang bahwa ada fee Rp2,5 miliar untuk mengurus Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat tahun 2017 melalui Aliza Gunado yang diserahkan kepada Azis Syamsuddin.

Baca juga: Santer Dikabarkan Tersangka, Azis Syamsuddin Sudah Sebulan Tak Ngantor di DPR

Aliza Gunado merupakan salah satu saksi yang telah dicegah KPK ke luar negeri terkait kasus dugaan suap penanganan perkara mantan Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial (MS). Aliza Gunado erat kaitannya dengan Azis Syamsuddin.

Dalam sidang etik yang digelar Dewan Pengawas (Dewas) dengan terperiksa mantan penyidik KPK asal Polri, AKP Stepanus Robin Pattuju, beberapa waktu lalu, terungkap adanya dugaan pemberian uang Rp3,15 miliar dari Azis Syamsuddin untuk Stepanus.

Uang itu disebut-sebut berkaitan dengan kesaksian Aliza Gunado. Uang itu disebut mengalir juga oleh Maskur Husain. Belakangan, Stepanus tiba-tiba mengaku telah meralat pengakuannya itu. Ia membantah pernah menerima uang dari Azis Syamsuddin. Tetapi KPK tetap mendalaminya lewat Aliza Gunado.

Aliza pernah diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus Stepanus pada Kamis, 17 Juni 2021.

"Dari hasil pemeriksaan, Aliza Gunado (swasta) dan Gita Varera (Ibu rumah tangga), para saksi dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan penerimaan sejumlah uang oleh tersangka SRP dan tersangka MH," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Jumat, 18 Juni 2021.

Bahkan, dalam dakwaan Stepanus Robin Pattuju, juga terungkap jelas aliran uang dari Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado. Azis dan Aliza disebut pernah memberikan sejumlah Rp3 miliar dan 36.000 dolar AS untuk Stepanus Robin Pattuju. Uang itu diduga berkaitan dengan perkara yang di Lampung Tengah yang sedang disidik KPK.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
KPK Periksa Eks Sekjen...
KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Selesai Diperiksa Kasus...
Selesai Diperiksa Kasus Kuota Haji, Eks Dirjen PHU Hilman Latief: Diminta Keterangan Saja
Ducati hingga Tas Dior...
Ducati hingga Tas Dior Rampasan Kasus Korupsi K3 Bakal Dilelang KPK Desember 2026
KPK Pajang Ducati Noel...
KPK Pajang Ducati Noel dan Aset Mewah Lain dari Kasus K3
Sinergi KPK dan BNN...
Sinergi KPK dan BNN dalam Raker Komisi III DPR Bahas Program 2027
Kenakan Rompi Tahanan,...
Kenakan Rompi Tahanan, Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK
Rekomendasi
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Besok Puncak HUT ke-499...
Besok Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Info Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkirnya
Sarwendah Buat Aduan...
Sarwendah Buat Aduan ke KPAI soal Nafkah Anak, Begini Tanggapan Ruben Onsu
Berita Terkini
Breaking News! Razman...
Breaking News! Razman Arif Nasution Dijebloskan di Lapas Cipinang!
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Rekrutmen Disabilitas,...
Rekrutmen Disabilitas, Polri: Disesuaikan Kompentensi dan Kebutuhan
KPK Ungkap Dugaan Intervensi...
KPK Ungkap Dugaan Intervensi BPK Pusat dalam Kasus Perubahan Opini Audit Pemkab Muara Enim
Menko Pangan: Saya Tahu...
Menko Pangan: Saya Tahu Keresahan Mitra BGN, Mitra Jangan Dikorbankan
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan...
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan Sanksi Pidana LGBT: Tidak Semua Happy terhadap Upaya Perbaikan
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved