Pidato di Sidang Umum PBB, Jokowi Singgung Marginalisasi Perempuan di Afghanistan

loading...
Pidato di Sidang Umum PBB, Jokowi Singgung Marginalisasi Perempuan di Afghanistan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dini hari tadi menyampaikan pidato secara virtual pada sesi debat umum Sidang Majelis Umum ke-76 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). FOTO/TANGKAPAN LAYAR YOUTUBE BIRO SETPRES
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) dini hari tadi menyampaikan pidato secara virtual pada sesi debat umum Sidang Majelis Umum ke-76 Perserikatan Bangsa-Bangsa ( PBB ). Dalam pidatonya Jokowi menyinggung masalah perdamaian dunia.

Jokowi mengatakan bahwa dunia harus serius melawan intoleransi, konflik, terorisme dan perang.

"Kita harus tetap serius melawan intoleransi, konflik, terorisme dan perang. Perdamaian dalam keberagaman, jaminan hak perempuan dan kelompok minoritas harus kita tegakkan," ujarnya.

Baca juga: Berontak Atas Aturan Berpakaian Taliban, Perempuan Afghanistan: Jangan Sentuh Pakaian Saya!

Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga menyinggung beberapa kasus kekerasan, konflik dan perang di beberapa negara. Menurutnya, apa yang terjadi di Afganistan, Palestina dan Myanmar harus menjadi agenda semua negara untuk dituntaskan.



"Potensi praktik kekerasan dan marginalisasi perempuan di Afghanistan, kemerdekaan Palestina yang semakin jauh dari harapan serta krisis politik di Myanmar harus menjadi agenda kita bersama," katanya.

Terkait dengan Myanmar, Jokowi mengatakan bahwa pemimpin negara ASEAN telah bertemu di Jakarta dan menghasilkan lima poin konsensus, di mana implementasinya membutuhkan komitmen militer Myanmar.

Baca juga: Taliban Berkuasa, Tim Sepak Bola Wanita Afghanistan Kabur ke Pakistan

"Harapan besar masyarakat dunia tersebut, harus kita jawab dengan langkah nyata dengan hasil yang jelas. Itulah kewajiban yang ada di pundak kita, yang ditunggu masyarakat dunia. Itulah kewajiban kita untuk memberikan harapan masa depan dunia," katanya.
(abd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top