Sandiaga Uno Masuk Kriteria Capres 2024 Pilihan Emak-emak
Rabu, 15 September 2021 - 11:50 WIB
loading...
A
A
A
Saat ditanya apakah kriteria tersebut mengarah pada sosok Sandiaga Uno, Iroh tidak menjelaskan secara gamblang. Namun, Iroh menyebut Sandiaga sebagai pribadi yang jujur.
"Kami hanya menyampaikan kriteria. Misalnya salah satunya tadi yang disinggung, Bang Sandiaga Uno, kenapa (dia) jujur, karena memang dia menyampaikan LKHPN-nya itu ya real apa adanya. Background juga keluarga (baik), dia pengalamannya profesional," tuturnya. Baca juga: Disepakati, Pemilu Digelar 21 Februari 2024 dan Pilkada 27 November 2024
Founder KedaiKOPI Hendri Satrio menyebut ada tiga kriteria calon presiden pilihan perempuan terutama kalangan emak-emak. Ketiga kriteria itu adalah merakyat, tegas, dan jujur. "Emak-emak tuh yang penting merakyat, cerdas, jujur, berdasarkan hasil survei," kata Henri Satrio,.
Sementara itu, Anggota Dewan Pembina Perludem, Titi Anggraini menjelaskan, perempuan seharusnya menjadi sasaran pergerakan pasangan calon (paslon). Terlebih, pemilih perempuan pada pemilu 2019 lebih banyak ketimbang laki-laki.
"Harusnya perempuan juga menjadi wilayah pergerakan paslon. Paslon juga menghadirkan perempuan bukan hanya diperlukan suara, tapi menghadirkan perempuan yang terdengar masuk ke dalam visi misi yang akan paslon buat," ucapnya.
"Kami hanya menyampaikan kriteria. Misalnya salah satunya tadi yang disinggung, Bang Sandiaga Uno, kenapa (dia) jujur, karena memang dia menyampaikan LKHPN-nya itu ya real apa adanya. Background juga keluarga (baik), dia pengalamannya profesional," tuturnya. Baca juga: Disepakati, Pemilu Digelar 21 Februari 2024 dan Pilkada 27 November 2024
Founder KedaiKOPI Hendri Satrio menyebut ada tiga kriteria calon presiden pilihan perempuan terutama kalangan emak-emak. Ketiga kriteria itu adalah merakyat, tegas, dan jujur. "Emak-emak tuh yang penting merakyat, cerdas, jujur, berdasarkan hasil survei," kata Henri Satrio,.
Sementara itu, Anggota Dewan Pembina Perludem, Titi Anggraini menjelaskan, perempuan seharusnya menjadi sasaran pergerakan pasangan calon (paslon). Terlebih, pemilih perempuan pada pemilu 2019 lebih banyak ketimbang laki-laki.
"Harusnya perempuan juga menjadi wilayah pergerakan paslon. Paslon juga menghadirkan perempuan bukan hanya diperlukan suara, tapi menghadirkan perempuan yang terdengar masuk ke dalam visi misi yang akan paslon buat," ucapnya.
(poe)
Lihat Juga :