Mendagri Tekankan Kepala Daerah Terpilih Harus Punya Konsep
Senin, 13 September 2021 - 18:18 WIB
loading...
A
A
A
"Bapak-Bapak boleh minta sharing. Beliau bisa membuat gambaran konsep, menjelaskan dengan paparan yang sangat sistematis dan detail sekali. Apa yang akan dikerjakan dia sampai dengan tahun 2024," ujar Mendagri.
Namun demikian, Tito yakin bahwa setiap kepala daerah juga memiliki konsep yang berebda dalam membangun daerahnya masing-masing. Untuk itu, ia meminta bagi kepala daerah yang belum memiliki konsep, agar segera menyusunnya dengan detail.
Sementara bagi yang sudah menyusun tetapi merasa belum sempurna, ia meminta agar konsepnya disempurnakan. "Nah ini mungkin salah satu contoh, saya yakin yang lain juga punya konsep-konsep itu," ungkapnya.
Lebih lanjut, mantan Kapolri ini mengingatkan bahwa sebagai kepala daerah/wakil kepala daerah suka atau tidak suka akan menjadi seorang pemimpin nomor satu atau nomor dua di daerah masing-masing.
Untuk itu, dia berharap bupati/wali kota dan wakil bupati/wakil wali kota memahami betul posisi masing-masing.
"Saya berharap betul, rekan-rekan memahami betul posisi Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu sekalian menjadi seorang pemimpin. Harus menjadi pemimpin yang bukan hanya sekadar pemimpin biasa, yang rutinitas reguler, business as usual istilahnya, tapi menjadi seorang pemimpin, leader yang kuat," pungkasnya.
Namun demikian, Tito yakin bahwa setiap kepala daerah juga memiliki konsep yang berebda dalam membangun daerahnya masing-masing. Untuk itu, ia meminta bagi kepala daerah yang belum memiliki konsep, agar segera menyusunnya dengan detail.
Sementara bagi yang sudah menyusun tetapi merasa belum sempurna, ia meminta agar konsepnya disempurnakan. "Nah ini mungkin salah satu contoh, saya yakin yang lain juga punya konsep-konsep itu," ungkapnya.
Lebih lanjut, mantan Kapolri ini mengingatkan bahwa sebagai kepala daerah/wakil kepala daerah suka atau tidak suka akan menjadi seorang pemimpin nomor satu atau nomor dua di daerah masing-masing.
Untuk itu, dia berharap bupati/wali kota dan wakil bupati/wakil wali kota memahami betul posisi masing-masing.
"Saya berharap betul, rekan-rekan memahami betul posisi Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu sekalian menjadi seorang pemimpin. Harus menjadi pemimpin yang bukan hanya sekadar pemimpin biasa, yang rutinitas reguler, business as usual istilahnya, tapi menjadi seorang pemimpin, leader yang kuat," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :