Kejar Target Vaksinasi, Satgas Minta Gubernur dan Bupati/Wali Kota Koordinasi
Jum'at, 10 September 2021 - 21:10 WIB
loading...
Juru Bicara (Jubir) Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito. Foto/BNPB
A
A
A
JAKARTA - Capaian vaksinasi Covid-19 (virus Corona) antara satu daerah dengan yang lainnya masih timpang. Di mana ada daerah yang cakupan vaksinasi tinggi tapi ada pula yang belum sampai 30% dari target.
Baca juga: Lanal Palembang Gencarkan Serbuan Vaksinasi ke Masyarakat Pesisir
Terkait hal tersebut, Juru Bicara (Jubir) Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, pemerintah terus berupaya perbanyak stok vaksin untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi nasional.
Baca juga: Paksa Lakukan Vaksinasi, Biden Dicap Diktator
"Namun untuk segera melakukan percepatan vaksinasi, perlu ada upaya proaktif antara pusat dan daerah untuk menjamin keberadaan stok vaksin mencukupi, khususnya di tiap kabupaten atau kota," kata Wiku dalam konferensi persnya, Jumat (10/9/2021).
Wiku berharap, agar para bupati dan wali kota, selalu aktif berkoordinasi dengan gubernurnya. Sementara para gubernur harus terus memantau stok vaksin di kabupaten/kotanya.
"Yang menjadi penerima pertama stok vaksin dari pusat. Gubernur pun mampu menjadi perpanjangan tangan pimpinan daerah wilayah administratif di bawahnya untuk mengadvokasikan kebutuhan dosis vaksin di daerahnya," ujarnya.
Menurut Wiku, hal tersebut akan menjadi masukan penting bagi Kementerian Kesehatan dalam pendistribusian vaksin Covid-19.
"Akan menjadi input berarti bagi Kementerian Kesehatan. Termasuk perbaikan mekanisme distribusi dan logistik untuk ditindaklanjuti," pungkasnya.
Baca juga: Lanal Palembang Gencarkan Serbuan Vaksinasi ke Masyarakat Pesisir
Terkait hal tersebut, Juru Bicara (Jubir) Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, pemerintah terus berupaya perbanyak stok vaksin untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi nasional.
Baca juga: Paksa Lakukan Vaksinasi, Biden Dicap Diktator
"Namun untuk segera melakukan percepatan vaksinasi, perlu ada upaya proaktif antara pusat dan daerah untuk menjamin keberadaan stok vaksin mencukupi, khususnya di tiap kabupaten atau kota," kata Wiku dalam konferensi persnya, Jumat (10/9/2021).
Wiku berharap, agar para bupati dan wali kota, selalu aktif berkoordinasi dengan gubernurnya. Sementara para gubernur harus terus memantau stok vaksin di kabupaten/kotanya.
"Yang menjadi penerima pertama stok vaksin dari pusat. Gubernur pun mampu menjadi perpanjangan tangan pimpinan daerah wilayah administratif di bawahnya untuk mengadvokasikan kebutuhan dosis vaksin di daerahnya," ujarnya.
Menurut Wiku, hal tersebut akan menjadi masukan penting bagi Kementerian Kesehatan dalam pendistribusian vaksin Covid-19.
"Akan menjadi input berarti bagi Kementerian Kesehatan. Termasuk perbaikan mekanisme distribusi dan logistik untuk ditindaklanjuti," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :