Genap Berusia 76 Tahun, Ini Sejarah Singkat Pembentukan TNI AL

Jum'at, 10 September 2021 - 08:31 WIB
loading...
Genap Berusia 76 Tahun,...
TNI Angkatan Laut (AL) genap berusia 76 Tahun pada hari ini, Jumat (10/9/2021). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - TNI Angkatan Laut (AL) genap berusia 76 Tahun pada hari ini, Jumat (10/9/2021). Ketika awal dibentuk pada 10 September 1945 nama yang disematkan adalah Badan Keamanan Rakyat (BKR) Laut.

Berdasar informasi yang dihimpun, BKR Laut pertama kali dibentuk oleh para pelaut veteran yang pernah bertugas di jajaran Koninklijke Marine atau Angkatan Laut Kerajaan Belanda dan Kaigun (Angkatan Laut Kekaisaran Jepang). Baca juga: Melihat Kekuatan Alutsista TNI AL

Sejalan dibubarkannya BKR oleh Presiden Soekarno pada 1949 yang kemudian berganti nama menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR), basis laut tetap juga dibentuk. Lambat laun, nama TKR Laut lebih dikenal dengan sebutan Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI). Baca juga: Jelang HUT ke-76 TNI AL, Korps Marinir Bersama RS Dharmais Gelar Vaksinasi Covid-19

Selama 1949 sampai dengan 1959 ALRI berhasil menyempurnakan kekuatan dan meningkatkan kemampuannya. Di bidang Organisasi ALRI membentuk Armada, Korps Marinir yang ketika itu masih disebut sebagai Korps Komando Angkatan Laut (KKO AL), Penerbangan Angkatan Laut dan sejumlah Komando Daerah Maritim sebagai komando pertahanan kewilayahan.

TNI AL dipimpin oleh dua perwira tinggi (Pati). Pertama, pati bintang empat disebut Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) dengan pangkat Laksamana dan Pati bintang tiga dengan pangkat Laksamana Madya. Saat ini didapuk sebagai KSAL adalah Laksamana TNI Yudo Margono dan Wakil KSAL Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono. Baca juga: HUT ke-76 TNI AL, Korps Marinir Berikan Bantuan untuk Tokoh dan Pelaku Sejarah

Kekuatan TNI AL saat ini terbagi dalam tiga Komando Armada (Koarmada). Pertama yaitu, Koarmada I yang berpusat di Jakarta Pusat, Koarmada II yang berpusat di Surabaya, dan Koarmada III yang berpusat di Sorong. Selain tiu, adapula Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Pusat Hidro Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal), dan Korps Marinir.

Sebagaimana di matra lainnya, kepangkatan TNI AL terdiri dari Perwira, Bintara dan Tamtama. Adapun pangkat tertinggi di TNI AL adalah Laksamana Besar dengan bintang lima. Pangkat ini ditandai dengan lima bintang emas di pundak. Dimana, pangkat tersebut setara dengan Jenderal Besar di TNI AD.

TNI AL juga memiliki dokrin Jalesveva Jayamahe berasal dari bahasa Sansekerta yang secara harfiah tertulis Jalesveva Jayâmahe. Jalesveva terdiri dari tiga bagian yaitu jalesu, eva, jayâmahe. Jalesu berasal dari akar kata jala yang berarti air/laut (kata jala mendapat kasus nominatif, pluralis, netrum menjadi jalesu). Jalesu dibubuhi garis pendek di bawah huruf S atau S cerebral dengan maksud membedakan huruf S dengan huruf lain yang akan membawa pengertian lain.

Kemudian, Eva atau Iva adalah kata sambung (konjungsi) yang berarti “bahkan” dan Jayamahe (perubahan bentuk bagi orang pertama jamak) yang berarti Kami Menang. Secara keseluruhan berarti Justru di Lautan Kita Menang” atau “Kejayaan Kita Ada di Laut”.

Adapun jiwa dan semangat doktrin TNI AL “Eka Sasana Jaya” yang lalu tetap digunakan, sebagai landasan perjuangan TNI AL dimasa sekarang, maupun masa yang akan datang. Sebagai bagian dari TNI, maka doktrin TNI AL Jalesveva Jayamahe berkedudukan di bawah doktrin TNI Tri Dharma Eka Karma.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Sertijab, Kolonel Laut...
Sertijab, Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad Resmi Jabat Wadan Puspomal
Jepang Tawarkan Kapal...
Jepang Tawarkan Kapal Selam dan Kapal Perang Fregat Mogami ke Indonesia
KRI Canopus-936, Kapal...
KRI Canopus-936, Kapal Survei Canggih TNI AL yang Bisa Deteksi Ranjau Laut dan Jalur Kapal Selam
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
Penjelasan TNI soal...
Penjelasan TNI soal Siswa SMP di Gresik Diduga Terkena Peluru Nyasar
Rekomendasi
Start Mulus! Inggris...
Start Mulus! Inggris Tekuk Kroasia 4-2 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
Berita Terkini
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved