Bertemu Tokoh Politik Nasional, KNPI Bahas Perlunya Amendemen UUD 1945

Rabu, 08 September 2021 - 19:56 WIB
loading...
Bertemu Tokoh Politik...
Pengurus DPP KNPI menggelar pertemuan dengan mantan Mensos Idrus Marham, Wakil Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin dan sejumlah politikus lainnya di Jakarta Pusat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menggelar pertemuan dengan mantan Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham, Wakil Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin dan sejumlah politikus lainnya di Jakarta Pusat, Rabu (8/9/2021).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu-isu politik seperti amendemen UUD 1945 dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimpurnas) KNPI pada 13-15 Oktober 2021.

Dalam kesempatan itu, Idrus Marham meminta Ketua Umum KNPI Haris Pertama untuk terus turun ke bawah, terutama disaat pandemi seperti sekarang ini. Diketahui, KNPI aktif membantu masyarakat dengan program yang nyata. “KNPI sebagai wadah berhimpun organisasi kepemudaan di bawah Haris Pertama harus berada pada epincentrum lalu lintas pikiran kebangsan,”ujar Idrus. Baca juga: Pemuda Solid, DPP KNPI Siap Gelar Rapimpurnas Pertengahan Oktober 2021

Oleh karena itu, KNPI harus bisa berada di tengah masyarakat dengan mengawal isu-isu yang berkembang, termasuk wacana amendemen UUD 1945. “Ketika KNPI menempati diri di tengah epicentrum tersebut, maka KNPI akan mendapat legitimasi sosial dari masyarakat. Karena mengawal pikiran dan gagasan yang ada. Karena itulah modal pemuda,” kata Idrus. Baca juga: Bamsoet Yakinkan Amendemen UUD 1945 Hanya soal PPHN, Bebas Unsur Politis Praktis

Wakil Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin menambahkan, pemuda merupakan garda terdepan bangsa. KNPI sebagai organisasi kepemudaan terbesar di Indonesia, harus berperan aktif di tengah masyarakat. “Garda terdepan adalah pemuda, sudah saatnya sekarang pemuda mengisi dan menentukan arah penting bangsa ini,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum KNPI Haris Pertama mengatakan, dalam situasi seperti sekarang ini serta dalam rangka menjawab tuntutan kebutuhan saat ini, maka perlu dilakukan amendemen UUD NRI 1945. Amendemen memang dibutuhkan tetapi tidak pada seluruh pasal, hanya bagian perbagian saja yang dianggap sedikit mengganggu dan hal itu harus disempurnakan.

“Kita akan memberikan gagasan dan pikiran kepada DPR dan MPR untuk bisa dipertimbangkan agar amandemen ini bisa sempurna, karena untuk menentukan bangsa ini kedepannya,” tutup Haris.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Trimedya Panjaitan Sebut...
Trimedya Panjaitan Sebut RUU HPI Sejalan dengan Semangat Prabowo Perkuat Posisi Hukum Indonesia
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Jelang Armuzna, DPR...
Jelang Armuzna, DPR Ingatkan Pemerintah soal Layanan Konsumsi dan Transportasi
Komisi III DPR Nilai...
Komisi III DPR Nilai Kasus Amsal Sitepu Janggal, Proses Hukum Tak Objektif
Rekomendasi
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Gulung Afrika Selatan 2-0
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
Profil 10 Pahlawan Nasional...
Profil 10 Pahlawan Nasional Tahun 2025 dan Jasanya bagi Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved