DPP IMM Minta Indonesia Berperan Aktif Lindungi Muslim Uighur di Afghanistan
Senin, 06 September 2021 - 09:45 WIB
loading...
Ketua DPP IMM, Rimbo Bugis meminta Indonesia untuk lebih berperan aktif dalam segenap upaya melindungi muslim Uighur yang masih berada di Afghanistan. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pasca dikuasai oleh kelompok Taliban, komunitas Uighur yang berada di Afghanistan mengaku ketakutan akan dilacak lalu di deportasi paksa ke China, setelah otoritas Tiongkok semakin memperkuat hubungan bilateral mereka dengan Taliban.
Dilansir dari nypost.com, Ketua Umar Uighur Trust kepada The Post mengatakan muslim Uighur di Afghanistan sangat ketakutan setelah Taliban menerima uang dan bantuan atas nama kerja sama dengan Pemerintah China. Baca juga: Digadang Jadi Capres, Ganjar Pranowo Diyakini Mentok di Posisi Cawapres
Melihat kondisi tersebut, Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) meminta Indonesia untuk lebih berperan aktif dalam segenap upaya melindungi muslim Uighur yang masih berada di Afghanistan.
“Indonesia dalam tiga tahun terakhir kan aktif terlibat dalam proses bina damai (peace-building) di Afghanistan. Gunakan posisi ini untuk mengingatkan Taliban agar melindungi Uighur sebagai saudara sesama muslim,” ujar Ketua DPP IMM, Rimbo Bugis kepada wartawan, Senin (6/9/2021).
Walaupun bukan sebagai aktor utama dalam peace building di Afghanistan, posisi Indonesia dinilai sangat sentral dan berpengaruh oleh Taliban yang ditandai dengan kesediaan dan kehadiran mereka ke Jakarta 2019 lalu untuk berdiskusi dengan Pemerintah Indonesia.
Dilansir dari nypost.com, Ketua Umar Uighur Trust kepada The Post mengatakan muslim Uighur di Afghanistan sangat ketakutan setelah Taliban menerima uang dan bantuan atas nama kerja sama dengan Pemerintah China. Baca juga: Digadang Jadi Capres, Ganjar Pranowo Diyakini Mentok di Posisi Cawapres
Melihat kondisi tersebut, Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) meminta Indonesia untuk lebih berperan aktif dalam segenap upaya melindungi muslim Uighur yang masih berada di Afghanistan.
“Indonesia dalam tiga tahun terakhir kan aktif terlibat dalam proses bina damai (peace-building) di Afghanistan. Gunakan posisi ini untuk mengingatkan Taliban agar melindungi Uighur sebagai saudara sesama muslim,” ujar Ketua DPP IMM, Rimbo Bugis kepada wartawan, Senin (6/9/2021).
Walaupun bukan sebagai aktor utama dalam peace building di Afghanistan, posisi Indonesia dinilai sangat sentral dan berpengaruh oleh Taliban yang ditandai dengan kesediaan dan kehadiran mereka ke Jakarta 2019 lalu untuk berdiskusi dengan Pemerintah Indonesia.
Lihat Juga :