Kuasa Hukum Sebut MS Korban Pelecehan Seksual di KPI Alami Gangguan Psikis

Senin, 06 September 2021 - 11:59 WIB
loading...
Kuasa Hukum Sebut MS...
Kuasa hukum MS korban pelecehan seksual di lingkungan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Rony Hutahaean menyebut kliennya mengalami gangguan psikis. Foto/MPI/Refi Sandi
A A A
JAKARTA - Kuasa hukum MS korban pelecehan seksual di lingkungan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) , Rony Hutahaean menyebut kliennya mengalami gangguan psikis. Hal itu berpengaruh terhadap kesehatan fisik MS.

"Perlu juga kami juga sampaikan selaku kuasa hukum bahwa kami mendapatkan informasi lebih lanjut dari klien kami sampai saat ini kondisi beliau masih terganggu secara psikis dan gejala yang dialami sampai saat ini ada gangguan pencernaan dan tidak konsentrasi untuk berbicara atau melakukan sesuatu pekerjaan," ujar Rony kepada wartawan di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (6/9/2021). Baca juga: MS Korban Pelecehan Seksual di KPI Jalani Pemeriksaan Psikis di RS Polri

"Dan akibat dari situ ada permasalahan yang disampaikan kepada kami istri menjadi melakukan perhatian khusus kepada suaminya karena akibat gangguan psikisnya," imbuhnya.

Rony mengatakan bahwa korban MS akan menjalani tes psikis di RS Polri. Hal itu berdasarkan undangan dari Polres Metro Jakarta Pusat.

"Kami mendapatkan undangan atau panggilan dari Polres Jakarta Pusat untuk pemeriksaan lebih lanjut tentang kesehatan psikis korban MS selaku klien kami di RS Polri untuk tertanggal hari ini. Untuk undangan disampaikan kepada kami jam 10 pagi ini akan diperiksa kesehatan psikis dari korban," tuturnya.

Lebih lanjut, Rony belum dapat menyampaikan apa saja yang akan diperiksa. Hingga saat ini korban MS masih menjalani pemeriksaan psikis. Baca juga: KPI Tegaskan Siap Buka Informasi Apapun kepada Komnas HAM

"Kami juga belum dapat menyampaikan apa saja yang akan diperiksa nantinya karena kami masih menunggu dari koordinasi dari pihak penyidik yang sampai saat ini masih dalam perjalanan," pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Kekerasan Fisik dan...
Kekerasan Fisik dan Seksual Masih Ada, Menag: Pesantren Harus Jadi Ruang Paling Aman bagi Anak
Nasaruddin Umar: Tidak...
Nasaruddin Umar: Tidak Ada Toleransi Terhadap Kekerasan Fisik dan Seksual di Pesantren
MUI Minta Pelaku Kekerasan...
MUI Minta Pelaku Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Diberi Hukuman Maksimal
Syekh Ahmad Al-Misry...
Syekh Ahmad Al-Misry Tersangka Pelecehan Seksual, Polri Ajukan Red Notice
Update Kasus Pelecehan...
Update Kasus Pelecehan di FHUI: 16 Terlapor Diperiksa, Bukti Chat 2024–2026 Ditelaah
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Rekomendasi
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan 5,46 Juta Penumpang Libur Sekolah, InJourney Airports Hadirkan Fasilitas Ramah Keluarga
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
Berita Terkini
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Menang Lagi di PN Jakpus,...
Menang Lagi di PN Jakpus, Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen pada SK Plt Maluku
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Infografis
Ramai di Medsos, Berikut...
Ramai di Medsos, Berikut Hukum Cek Khodam Menurut Para Ulama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved