Airlangga : Penanganan Covid-19 di Papua Barat Sudah Baik
Jum'at, 03 September 2021 - 19:35 WIB
loading...
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kasus Covid-19 di Provinsi Papua Barat terus menurun.
A
A
A
SORONG -
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kasus Covid-19 di Provinsi Papua Barat terus menurun. Kini, Papua Barat menjadi provinsi paling rendah jumlah kasus aktifnya. “Namun ekonominya harus terus didorong agar mulai tumbuh positif,” ujar Airlangga Hartarto dalam Rapat Koordinasi dengan Kepala Daerah dan Forkopimda Provinsi Papua Barat, Jumat (3/9/2021).
Dalam kesempatan itu, Airlangga menyampaikan arahan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) agar selalu ingat dan waspada. “Kasus Covid-19 belum selesai, meski telah menurun,” kata Airlangga.
Per 2 September 2021, kasus aktif di Provinsi Papua Barat sebanyak 257 dan merupakan yang terendah secara nasional di antara 34 Provinsi. Sepanjang bulan Agustus 2021, pada masa penerapan PPKM, kasus aktif berhasil diturunkan sampai dengan -89,56%, yaitu dari sebanyak 2.462 kasus pada 9 Agustus yang lalu, menjadi 257 kasus pada 2 September 2021.
Sedangkan kasus konfirmasi harian di Papua Barat pernah mencapai puncaknya pada 16 Juli 2021 yaitu 605 kasus per hari. Akan tetapi, dalam beberapa pekan terakhir terus menurun, dan sekarang menjadi tinggal 50 kasus per hari. Selain itu, tingkat kesembuhan di Papua Barat sebesar 97,3% jauh lebih tinggi dari nasional (92,4%), dan tingkat kematian sebesar 1,5% jauh lebih rendah dari nasional yang sebesar 3,3%.
Penurunan terus terjadi setelah pemberlakuan PPKM Darurat dan PPKM Level 4 selama beberapa minggu lalu. Provinsi Papua Barat saat ini berada pada Level Asesmen 3. Tingkat konfirmasi kasus relatif cukup rendah pada level TK-2, Angka kematian juga rendah di level TK-1 dan Rawat Inap (BOR) ada di level TK-2. Jumlah Testing dan Tracing masih dalam level terbatas, namun Treatmen sudah pada level memadai. Secara umum, level asesmen Provinsi Papua Barat di level 3, dan dengan indikator yang cukup baik semuanya.
Baca juga: Airlangga Optimistis Papua Barat menjadi Zona Hijau Covid-19
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kasus Covid-19 di Provinsi Papua Barat terus menurun. Kini, Papua Barat menjadi provinsi paling rendah jumlah kasus aktifnya. “Namun ekonominya harus terus didorong agar mulai tumbuh positif,” ujar Airlangga Hartarto dalam Rapat Koordinasi dengan Kepala Daerah dan Forkopimda Provinsi Papua Barat, Jumat (3/9/2021).
Dalam kesempatan itu, Airlangga menyampaikan arahan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) agar selalu ingat dan waspada. “Kasus Covid-19 belum selesai, meski telah menurun,” kata Airlangga.
Per 2 September 2021, kasus aktif di Provinsi Papua Barat sebanyak 257 dan merupakan yang terendah secara nasional di antara 34 Provinsi. Sepanjang bulan Agustus 2021, pada masa penerapan PPKM, kasus aktif berhasil diturunkan sampai dengan -89,56%, yaitu dari sebanyak 2.462 kasus pada 9 Agustus yang lalu, menjadi 257 kasus pada 2 September 2021.
Sedangkan kasus konfirmasi harian di Papua Barat pernah mencapai puncaknya pada 16 Juli 2021 yaitu 605 kasus per hari. Akan tetapi, dalam beberapa pekan terakhir terus menurun, dan sekarang menjadi tinggal 50 kasus per hari. Selain itu, tingkat kesembuhan di Papua Barat sebesar 97,3% jauh lebih tinggi dari nasional (92,4%), dan tingkat kematian sebesar 1,5% jauh lebih rendah dari nasional yang sebesar 3,3%.
Penurunan terus terjadi setelah pemberlakuan PPKM Darurat dan PPKM Level 4 selama beberapa minggu lalu. Provinsi Papua Barat saat ini berada pada Level Asesmen 3. Tingkat konfirmasi kasus relatif cukup rendah pada level TK-2, Angka kematian juga rendah di level TK-1 dan Rawat Inap (BOR) ada di level TK-2. Jumlah Testing dan Tracing masih dalam level terbatas, namun Treatmen sudah pada level memadai. Secara umum, level asesmen Provinsi Papua Barat di level 3, dan dengan indikator yang cukup baik semuanya.
Baca juga: Airlangga Optimistis Papua Barat menjadi Zona Hijau Covid-19
Lihat Juga :