Pemerintah Perkuat Konsolidasi untuk Hadapi Karhutla
Sabtu, 30 Mei 2020 - 14:55 WIB
loading...
A
A
A
"Manggala Agni harus selalu siap siaga dan bagi anggota yang beraktivitas di lapangan harus tetap patuh pada Protokol Kesehatan Cegah Covid-19," terang Ruandha dalam pembahasan secara virtual, di Jakarta, Jumat (29/5/2020).
Berdasarkan pantauan terkini Kementerian LHK menggunakan Satelit Terra/Aqua (NASA), pada periode 1 Januari-29 Mei 2020 terdapat 811 titik panas. Jumlah itu mengalami penurunan 40,19 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada 2019, jumlah hotspot sebanyak 1.356 titik.
Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Basar Manullang, juga meminta Manggala Agni agar tidak lengah untuk terus memantau titik panas dengan pengecekan ke lapangan dan melakukan pembaruan (update) kondisi kebakaran yang terjadi.
"Informasi kondisi di lapangan yang diberikan oleh Manggala Agni sangat penting, jika informasi karhutla dari lapangan ini segera kita dapatkan, maka langkah strategis bisa dilaksanakan bersama para pihak lainnya seperti TNI, Polri, BPBD, Pemerintah Daerah, dan perusahaan, mitra kerja lainnya," ungkap Basar.
Sebagai upaya preventif, KLHK akan menggandeng para pemuka agama untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat. Cara itu bisa dilakukan dengan melalui khutbah agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.
Berdasarkan pantauan terkini Kementerian LHK menggunakan Satelit Terra/Aqua (NASA), pada periode 1 Januari-29 Mei 2020 terdapat 811 titik panas. Jumlah itu mengalami penurunan 40,19 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada 2019, jumlah hotspot sebanyak 1.356 titik.
Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Basar Manullang, juga meminta Manggala Agni agar tidak lengah untuk terus memantau titik panas dengan pengecekan ke lapangan dan melakukan pembaruan (update) kondisi kebakaran yang terjadi.
"Informasi kondisi di lapangan yang diberikan oleh Manggala Agni sangat penting, jika informasi karhutla dari lapangan ini segera kita dapatkan, maka langkah strategis bisa dilaksanakan bersama para pihak lainnya seperti TNI, Polri, BPBD, Pemerintah Daerah, dan perusahaan, mitra kerja lainnya," ungkap Basar.
Sebagai upaya preventif, KLHK akan menggandeng para pemuka agama untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat. Cara itu bisa dilakukan dengan melalui khutbah agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.
Lihat Juga :