Tak Kunjung Minta Maaf, Moeldoko Laporkan Peneliti ICW ke Polisi

Selasa, 31 Agustus 2021 - 17:47 WIB
loading...
Tak Kunjung Minta Maaf,...
Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko bakal melaporkan peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) kepada pihak kepolisian atas tuduhan pencemaran nama baik. Foto/SINDOnews/Raka Dwi
A A A
JAKARTA - Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko bakal melaporkan peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) kepada pihak kepolisian atas tuduhan pencemaran nama baik.

Sebelumnya, ICW menyebut bahwa Moeldoko terlibat dalam pendistribusian obat antiparasit Ivermectin dan impor beras. Karena tuduhan itu tidak bisa dibuktikan, Moeldoko pun bakal melaporkan ke Kepolisian. Baca juga: Layangkan Surat Peringatan Kembali, Moeldoko Beri Kesempatan Terakhir ICW

"Pemburu rente adalah tuduhan yang sangat serius. Karena apa? Karena di situ didefinisikan seseorang yang mencari keuntungan karena menggunakan kekuasaannya. Ini menurut saya sangat serius. Oleh karena itu saya harus respons," ujar Moeldoko dalam jumpa pers secara daring, Selasa (31/8/2021).

Moeldoko menyebut bahwa pihaknya telah memberikan kesempatan kepada peneliti ICW dalam hal ini Egi Primayogha dan Miftachul Choir dengan mengirimkan tiga kali surat somasi. Karena tidak bisa membuktikan tuduhannya, Moeldoko pun bertindak tegas dengan melaporkan ke polisi.

"Saya sudah memberikan kemudahan dengan sabar saya berikan kesempatan sampai tiga kali dan tidak menunjukkan etikat baik untuk mengklarifikasi dengan baik dan minta maaf. Oleh karena itu saudara-saudari sekalian dengan dasar seperti itu saya akan melanjutkan untuk melaporkan kepada Kepolisian," tegasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
ICW Pertanyakan Komitmen...
ICW Pertanyakan Komitmen Pemerintah Tegakkan Hukum terhadap Peredaran Rokok Ilegal
Pengacara GAMKI Tegaskan...
Pengacara GAMKI Tegaskan Laporan Terhadap JK Bukan Berniat Menghukum
ICW Soroti Wacana Legalisasi...
ICW Soroti Wacana Legalisasi Rokok Ilegal, Berisiko Buka Celah Korupsi Baru
ABP: Pernyataan Amien...
ABP: Pernyataan Amien Rais Fitnah Keji dan Menyesatkan
JK Hari Ini Bakal Laporkan...
JK Hari Ini Bakal Laporkan Rismon ke Polisi, Kuasa Hukum Angkat Bicara
Rismon Berubah Haluan,...
Rismon Berubah Haluan, Roy Suryo: Ada Sesuatu yang Membuat Dia Ketakutan
Rismon Sianipar Minta...
Rismon Sianipar Minta Polisi Buru Pembuat Video AI Terkait Tudingan ke Jusuf Kalla
Koalisi Masyarakat Sipil...
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Kejati DKI Percepat Proses Hukum Roy Suryo Cs
Azizah Salsha Resmi...
Azizah Salsha Resmi Cabut Laporan di Bareskrim, Berdamai dengan Bigmo dan Resbob
Rekomendasi
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Berita Terkini
KPK Konfirmasi Hasil...
KPK Konfirmasi Hasil Penggeledahan dalam Pemeriksaan Perdana Silmy Karim sebagai Tersangka
Buku Presiden Solusi...
Buku Presiden Solusi Catat 108 Kebijakan, Qodari: Prabowo Menyasar Akar Persoalan Bangsa
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
10 Orang Termasuk Bupati...
10 Orang Termasuk Bupati Edison Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved