Cetak Sejarah, KA KAMMI Gunakan E-voting untuk Pilih Ketum Pengganti Fahri Hamzah
Senin, 30 Agustus 2021 - 02:34 WIB
loading...
KA KAMMI baru saja mencetak sejarah menggunakan electronic voting (e-voting) dalam pemilihan ketua umum baru menggantikan Fahri Hamzah. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KA KAMMI) baru saja mencetak sejarah saat mengadakan Kongres Nasional II. Sejarah baru tercipta ketika KA KAMMI mengadakan pemilihan ketua umum (ketum) baru menggantikan Fahri Hamzah melalui electronic voting (e-voting).
Di tengah masa pandemi virus covid-19 dan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan, KA KAMMI berinovasi dengan melakukan pemilihan melalui e-voting. E-voting untuk memilih ketum ini adalah yang pertama kalinya dilakukan oleh KA KAMMI.
Kongres Nasional II dengan tema Bersatu Bangkit untuk Indonesia Maju yang diselenggarakan secara hybrid yakni offline dan online, membuat KA KAMMI mengambil langkah untuk melakukan e-voting agar kepemimpinan organisasi tetap berjalan. Model e-voting menjadi solusi dan bentuk inovasi di tengah masa pandemi virus covid-19 yang membatasi kerumunan. Baca juga: Di Tengah Pandemi Corona, Susanto Triyogo Jadi Plt Ketum KAMMI
Dengan diselenggarakannya e-voting, pemilihan ketum dapat berjalan sesuai peraturan organisasi yang berlaku dan sekaligus mencegah penyebaran virus covid-19. Pemilihan melalui e-voting pun telah disetujui oleh peserta kongres dan ketua sidang sehingga tidak menimbulkan perdebatan.
E-voting yang dilakukan oleh KA KAMMI melalui formulir elektronik dan diberikan kepada seluruh peserta online yang terdiri dari pemegang hak suara yakni pimpinan nasional, wilayah dan daerah. Formulir elektronik juga berisikan nama tiga kandidat calon Ketum KA KAMMI selanjutnya yakni Rahman Toha Budiarto, Taufiq Amrullah dan Ardy Purnawan Sani. Baca juga: Rektor UI Mundur dari Wakomut BRI, Fahri Hamzah: Wahai Kampus Berbenahlah!
Di tengah masa pandemi virus covid-19 dan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan, KA KAMMI berinovasi dengan melakukan pemilihan melalui e-voting. E-voting untuk memilih ketum ini adalah yang pertama kalinya dilakukan oleh KA KAMMI.
Kongres Nasional II dengan tema Bersatu Bangkit untuk Indonesia Maju yang diselenggarakan secara hybrid yakni offline dan online, membuat KA KAMMI mengambil langkah untuk melakukan e-voting agar kepemimpinan organisasi tetap berjalan. Model e-voting menjadi solusi dan bentuk inovasi di tengah masa pandemi virus covid-19 yang membatasi kerumunan. Baca juga: Di Tengah Pandemi Corona, Susanto Triyogo Jadi Plt Ketum KAMMI
Dengan diselenggarakannya e-voting, pemilihan ketum dapat berjalan sesuai peraturan organisasi yang berlaku dan sekaligus mencegah penyebaran virus covid-19. Pemilihan melalui e-voting pun telah disetujui oleh peserta kongres dan ketua sidang sehingga tidak menimbulkan perdebatan.
E-voting yang dilakukan oleh KA KAMMI melalui formulir elektronik dan diberikan kepada seluruh peserta online yang terdiri dari pemegang hak suara yakni pimpinan nasional, wilayah dan daerah. Formulir elektronik juga berisikan nama tiga kandidat calon Ketum KA KAMMI selanjutnya yakni Rahman Toha Budiarto, Taufiq Amrullah dan Ardy Purnawan Sani. Baca juga: Rektor UI Mundur dari Wakomut BRI, Fahri Hamzah: Wahai Kampus Berbenahlah!
Lihat Juga :