Mundurnya Agung Mozin dari Partai Ummat Disampaikan Terbuka, Bisa Dianggap Beraroma Konflik
Jum'at, 27 Agustus 2021 - 10:10 WIB
loading...
Agung Mozin (kedua dari kiri) bersama M Amien Rais dan tokoh lainnya saat awal pembentukan Partai Ummat. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Salah satu pendiri Partai Ummat, Agung Mozin , menyatakan berhenti alias mundur dari partai yang dipimpin Ridho Rahmadi tersebut. Pengunduran diri secara terbuka tersebut memunculkan tanda tanya.
Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Robi Nurhadi mengatakan, pengunduran diri Agung Mozin yang terbuka tersebut memang mengundang rasa penasaran publik dan bisa menganggapnya sebagai sesuatu yang beraroma konflik. "Beda dengan penyampaian tertutup atau tidak mengaktifkan diri," ujar Robi kepada SINDOnews, Jumat (27/8/2021).
Robi menambahkan, pengunduran diri Agung Mozin tersebut juga bisa dilihat bahwa Partai Ummat tidak solid. Tentu disayangkan karena partai tersebut membawa label "ummat". "Sekecil apa pun persoalan tersebut, bagi sebuah partai yang baik maka harus dijadikan masukan untuk melakukan perubahan. Salah satunya mengurangi kesan dinasti politik," jelasnya.
Baca juga: Kirim Surat ke Amien Rais, Agung Mozin Berhenti dari Partai Ummat
Soal apakah mundurnya Agung Mozin berpengaruh bagi Partai Ummat, dia mengatakan ditentukan empat hal. "Apakah yang bersangkutan dikenal? Punya pesona politik? Mendorong yang lain ikut keluar? Dan apakah yang bersangkutan melakukan aksi mengajak yang lain untuk keluar?"
Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Robi Nurhadi mengatakan, pengunduran diri Agung Mozin yang terbuka tersebut memang mengundang rasa penasaran publik dan bisa menganggapnya sebagai sesuatu yang beraroma konflik. "Beda dengan penyampaian tertutup atau tidak mengaktifkan diri," ujar Robi kepada SINDOnews, Jumat (27/8/2021).
Robi menambahkan, pengunduran diri Agung Mozin tersebut juga bisa dilihat bahwa Partai Ummat tidak solid. Tentu disayangkan karena partai tersebut membawa label "ummat". "Sekecil apa pun persoalan tersebut, bagi sebuah partai yang baik maka harus dijadikan masukan untuk melakukan perubahan. Salah satunya mengurangi kesan dinasti politik," jelasnya.
Baca juga: Kirim Surat ke Amien Rais, Agung Mozin Berhenti dari Partai Ummat
Soal apakah mundurnya Agung Mozin berpengaruh bagi Partai Ummat, dia mengatakan ditentukan empat hal. "Apakah yang bersangkutan dikenal? Punya pesona politik? Mendorong yang lain ikut keluar? Dan apakah yang bersangkutan melakukan aksi mengajak yang lain untuk keluar?"
Lihat Juga :