Mantan Napiter Diminta Ikut Ciptakan Kerukunan dan Perdamaian
Jum'at, 29 Mei 2020 - 20:27 WIB
loading...
A
A
A
“Kami juga berharap yayasan ini juga menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa pada masyarakat di tempatnya masing-masing. Kami sebagai umaro, yang mana kita berada pada kelompok ulama maka tidak lain bagi kami untuk mendukung agar apa yang dikerjakan oleh Umaro ini dapat sukses dan dapat memberikan kemaslahatan bagi umat semuanya,” tuturnya.
Dia menjelaskan, di manapun yayasan tersebut berada, diharapkan untuk bisa memelopori kegiatan-kegiatan positif seperti doa bersama demi kebaikan bangsa Indonesia, kebaikan di lingkungan tempat tinggal serta untuk kesuksesan para pemimpin kita.
“Ini agar para pemimpin kita dapat memiliki kemampuan dan bimbingan dari Allah SWTsehingga kesuksesan dalam pembangunan bangsa ini dapat dirasakan oleh kita semuanya. Oleh karena itu pada kesempatan ini kami berharap kedepan hendaknya jalinan kerja sama antara kami (BNPT) dengan para mitra binaan ini bisa terus diwujudkan,” kata mantan Kapolda Papua ini.(Baca juga: Pandemi Corona, Kemendikbud Sebut Tahun Ajaran Baru Tak Harus Tatap Muka )
Dia juga meminta para mitra agar tetap tulus melakukan kewajibannya sebagai warga negara untuk melakukan bela negara. Karena bela negara itu bukan urusan aparat keamanan saja, tetapi juga warga negara seluruhnya.
“Bukan kelompok nasionalis saja yang menjadikan bangsa ini, tetapi juga keterlibatan para ulama-ulama besar. Artinya di situ sudah menjadi bagian pemikiran-pemikiran ulama-ulama Islam yang ikut melahirkan negara dan bangsa Indonesia ini. Untuk itu Negara ini harus dijaga agar kita semuanya bisa hidup makmur, adil, sejahtera oleh warga negaranya,” tutur Jenderal bintang tiga ini.
Dia juga meminta kepada para mitra binaan BNPT ini untuk terus membela negara ini di jalan yang benar dan sesuai dengan pondasi bangsa ini. Karena negara Indonesia ini adalah negara yang majemuk dimana banyak sekali warga bangsa ini yang bergama, suku maupun ras lain.
“Kita bersyukur dengan kemajemukan yang dimiliki bangsa kita ini, dimana kita bisa hidup berdampingan secara damai. Karena sampai hari ini harus disyukuri bahwa Indonesia masih tetap bersatu dalam wilayah Negara Kesatua Republik Indonesia. Tentunya ini adalah sesuatu hal yang luar biasa,” katanya.
Dia menjelaskan, di manapun yayasan tersebut berada, diharapkan untuk bisa memelopori kegiatan-kegiatan positif seperti doa bersama demi kebaikan bangsa Indonesia, kebaikan di lingkungan tempat tinggal serta untuk kesuksesan para pemimpin kita.
“Ini agar para pemimpin kita dapat memiliki kemampuan dan bimbingan dari Allah SWTsehingga kesuksesan dalam pembangunan bangsa ini dapat dirasakan oleh kita semuanya. Oleh karena itu pada kesempatan ini kami berharap kedepan hendaknya jalinan kerja sama antara kami (BNPT) dengan para mitra binaan ini bisa terus diwujudkan,” kata mantan Kapolda Papua ini.(Baca juga: Pandemi Corona, Kemendikbud Sebut Tahun Ajaran Baru Tak Harus Tatap Muka )
Dia juga meminta para mitra agar tetap tulus melakukan kewajibannya sebagai warga negara untuk melakukan bela negara. Karena bela negara itu bukan urusan aparat keamanan saja, tetapi juga warga negara seluruhnya.
“Bukan kelompok nasionalis saja yang menjadikan bangsa ini, tetapi juga keterlibatan para ulama-ulama besar. Artinya di situ sudah menjadi bagian pemikiran-pemikiran ulama-ulama Islam yang ikut melahirkan negara dan bangsa Indonesia ini. Untuk itu Negara ini harus dijaga agar kita semuanya bisa hidup makmur, adil, sejahtera oleh warga negaranya,” tutur Jenderal bintang tiga ini.
Dia juga meminta kepada para mitra binaan BNPT ini untuk terus membela negara ini di jalan yang benar dan sesuai dengan pondasi bangsa ini. Karena negara Indonesia ini adalah negara yang majemuk dimana banyak sekali warga bangsa ini yang bergama, suku maupun ras lain.
“Kita bersyukur dengan kemajemukan yang dimiliki bangsa kita ini, dimana kita bisa hidup berdampingan secara damai. Karena sampai hari ini harus disyukuri bahwa Indonesia masih tetap bersatu dalam wilayah Negara Kesatua Republik Indonesia. Tentunya ini adalah sesuatu hal yang luar biasa,” katanya.
Lihat Juga :