Alokasi Anggaran Perlindungan Sosial 2022 Dinilai Masih Cukup Besar
Rabu, 18 Agustus 2021 - 22:38 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi tidak lagi melalui pihak ketiga, melalui dinas-dinas yang mungkin juga bisa melakukan pemotongan," kata politikus Partai Gerindra ini.
Baca juga: Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrim, Wapres Tekankan Reformasi Perlindungan Sosial
Diketahui, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan belanja pemerintah dalam RAPBN 2022 memang ditujukan untuk kesehatan dan bantuan sosial. Kesehatan penting. Namun bantuan sosial yang diperluas, dalam hal ini untuk membantu yang mengalami kesulitan, sektor pangan dan pendidikan, serta membantu yang mengalami tekanan di sektor tenaga kerja.
"Jadi sosial safety net atau jaring sosial pengaman kita diekspansi baik dari jumlah penerimanya maupun manfaat penerimaannya.”
Konsumsi masyarakat diharapkan tetap menjadi komponen utama yang mendukung kinerja ekonomi dengan didukung penguatan dan penyempurnaan program perlindungan sosial secara efektif dan tepat sasaran bagi masyarakat miskin dan rentan miskin agar tetap dapat memenuhi kebutuhan dasarnya. Sementara itu, konsumsi pemerintah akan diarahkan untuk pelayanan publik yang efisien disertai upaya memperkuat spending better.
Baca juga: Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrim, Wapres Tekankan Reformasi Perlindungan Sosial
Diketahui, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan belanja pemerintah dalam RAPBN 2022 memang ditujukan untuk kesehatan dan bantuan sosial. Kesehatan penting. Namun bantuan sosial yang diperluas, dalam hal ini untuk membantu yang mengalami kesulitan, sektor pangan dan pendidikan, serta membantu yang mengalami tekanan di sektor tenaga kerja.
"Jadi sosial safety net atau jaring sosial pengaman kita diekspansi baik dari jumlah penerimanya maupun manfaat penerimaannya.”
Konsumsi masyarakat diharapkan tetap menjadi komponen utama yang mendukung kinerja ekonomi dengan didukung penguatan dan penyempurnaan program perlindungan sosial secara efektif dan tepat sasaran bagi masyarakat miskin dan rentan miskin agar tetap dapat memenuhi kebutuhan dasarnya. Sementara itu, konsumsi pemerintah akan diarahkan untuk pelayanan publik yang efisien disertai upaya memperkuat spending better.
(zik)
Lihat Juga :