Alkes Lokal Dinilai Tak Kalah Berkualitas dari Produk Asing

Sabtu, 14 Agustus 2021 - 18:09 WIB
loading...
Alkes Lokal Dinilai...
Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) menilai alkes yang diproduksi di dalam negeri tak kalah berkualitas dibandingkan produk asing. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) menilai alat kesehatan (Alkes) yang diproduksi di dalam negeri tidak kalah berkualitas dibandingkan produk impor atau asing. Maka itu, PB SEMMI menyayangkan sikap pemerintah yang masih mengimpor Alkes.

Baca juga: Bantu Tangani Covid-19, Merck Salurkan Alkes dan Ambulans

"Kami menilai bahwa sikap pemerintah yang demikian justru membuka peluang bagi terjadinya kemerosotan ketahanan ekonomi bangsa ini di satu sisi, sekaligus kepercayaan diri sebagai bangsa yang mandiri melalui produk, khususnya alkes yang tak kalah berkualitas dibandingkan dengan yang impor itu sendiri," ujar Ketua PB SEMMI Bidang Penelitian dan Pengembangan, Muhar Syahdi Difinubun, Sabtu (14/8/2021).

Baca juga: Tinjau Pabrik Ventilator Dalam Negeri, Bamsoet: Saatnya Prioritaskan Produk Alkes Lokal

Dia melihat belum adanya keseriusan pemerintah dalam peningkatan belanja Alkes lokal pada e-katalog melalui Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah (LKPP) yang telah disesuaikan dengan Perpres RI Nomor 12 Tahun 2021. Imbasnya, kata dia, menimbulkan ketimpangan atau ketidakseimbangan akses masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik dan tetap terjangkau.

Walaupun sudah ada landasan hukum seperti Permendag Nomor 28 Tahun 2020 yang mengantur tentang ketentuan impor produk tertentu, dirinya menyangsikan dalam penerapannya justru tidak menjamin keberpihakan pemerintah untuk sepenuhnya mengakomodir produk Alkes produk lokal. Padahal, ujar dia, Alkes produk lokal bisa memberi peluang bagi pemenuhan kebutuhan ekonomi bagi para produsen lokal itu sendiri, di samping dampaknya bagi kebutuhan pelayanan kesehatan yang murah terhadap masyarakat.

“Jika berpangkal dari sebuah adagium Latin: salus popouli suprema lex esto atau keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi itu, maka di musim pandemi seperti ini, upaya pemerintah terhadap masyarakat dalam penanggulangan Covid-19 ini, mestinya tidak seperti cinta bertepuk sebelah tangan. Kami enggan menyebutnya sebagai sebentuk pengkhianatan atau semacamnya. Cukuplah pelenyapan dana Bansos Covid-19 itu sebagai pelajaran bersama,” ujarnya.

Diketahui, satu dari sekian Alkes seperti polymerase chain reaction atau PCR yang harga per sekali tesnya menelan biaya tidak sedikit. Belum lagi mengenai obat-obatan, yang diakui oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, hingga kini sebagian besarnya masih terus diimpor.

“Kami secara kelembagaan akan selalu siap kapanpun untuk menggiringnya ke ranah hukum, apabila kelak dugaan mengenai mafia Alkes impor ini terbukti. Tentu dengan sekaligus meminta para pihak yang berwenang, dalam hal ini Polri dan KPK agar segera mengusut tuntas kejahatan di bisnis pengadaan barang atau jasa ini," pungkas Difinubun.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Luhut Binsar Pandjaitan...
Luhut Binsar Pandjaitan Buka Munas ASPAKI Ke-3 di Jakarta
Jokowi Minta Presiden...
Jokowi Minta Presiden Baru Distribusikan Alkes ke Rumah Sakit Daerah secara Merata
Menkes Resmikan Pabrik...
Menkes Resmikan Pabrik Alat Uji Spesimen Terbesar di Asia Tenggara
Menkes Minta Aspaki...
Menkes Minta Aspaki Jadi Pelopor Kemajuan Industri Kesehatan Dalam Negeri
KPK Ungkap Dugaan Kongkalikong...
KPK Ungkap Dugaan Kongkalikong terkait Mark Up Alkes
Sambut Bonus Demografi,...
Sambut Bonus Demografi, Charles Honoris Sosialisasi Pentingnya Alkes dan PKRT
Bantu RSUD Kota Bogor,...
Bantu RSUD Kota Bogor, Fraksi PKS Serahkan Alat Kesehatan dan Obat-obatan
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Perkuat Industri Lokal,...
Perkuat Industri Lokal, MDRN Jalin Kerja Sama Strategis dengan BUMN China
Rekomendasi
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Berita Terkini
Evaluasi 6 Bulan KUHP-KUHAP...
Evaluasi 6 Bulan KUHP-KUHAP Baru, Jaksa Agung Sebut Masih Ada Ketidakseragaman di Lapangan
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
Pengacara Sony Sonjaya...
Pengacara Sony Sonjaya Sayangkan Permohonan JC Ditolak Kejagung
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Mantan Dirjen PHU Hilman Latief terkait Kasus Kuota Haji
Infografis
Tak Kalah dari Harimau...
Tak Kalah dari Harimau Jawa, Keberadaan Macan Dahan Misterius
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved